IMG-20191113-WA0044

Presiden RI, Joko Widodo memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah 2019 di Sentul, Bogor, Rabu (13/11).

Bogor, NewsMetropol – Presiden Joko Widodo mengatakan jika dirinya kerap menerima laporan terkait banyaknya oknum polisi dan jaksa nakal yang memeras pelaku usaha.

“Saya sampaikan ini secara terbuka pada kesempatan ini. Yang kerjaannya memeras para pelaku usaha, saya dengar banyak sekali,” ujar Jokowi, dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah 2019 di Sentul, Bogor, Rabu (13/11).

Di hadapan para Gubernur, Kapolda, Kajati, Bupati, Wali Kota, Kapolres dan Kajari, Presiden mengaku telah menginventarisasi laporan terhadap oknum polisi dan jaksa nakal yang kerap melakukan pemerasan.

Bahkan mantan Gubernur Jakarta itu meminta agar para oknum nakal tersebut dipecat.

“Saya inventarisasi dan saya perintahkan ke Kapolri, ke Jaksa Agung, ini di kejati ini, kejari ini, di polda ini, di polres ini. Saya minta tolong cek, copot, pecat, gitu saja sudah. Itu stop yang kayak gitu, stop, jangan diterus-teruskan,” ujarnya lagi.

Presiden menegaskan, polisi dan jaksa memiliki tugas dalam penegakkan hukum sembari mendukung agenda strategis bangsa.

Oleh karena itu terang dia, jangan sampai penegak hukum justru menggigit pejabat atau pelaku usaha yang tengah berinovasi untuk negeri.

“Jangan menggigit orang yang benar. Kalau yang salah silakan digigit, tapi yang benar jangan sampai digigit dan jangan pura-pura salah gigit. Karena tugas saudara-saudara adalah menggigit siapa pun yang memiliki niat buruk untuk mengganggu agenda-agenda besar strategis bangsa kita,” jelas Jokowi.

(Red)

KOMENTAR
Share berita ini :