Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban dalam acara Hari Sumpah Pemuda, dengan menyantuni anak yatim dan Dhuafa di Alun-Alun Kabupaten Lumajang, Ahad (27/10).
Lumajang, NewsMetropol – Menjelang peringatan sumpah pemuda ke 91, Polres Lumajang menggelar kegiatan jalan sehat dan doa bersama 1000 anak yatim dan Dhuafa di Alun-Alun Kabupaten Lumajang, Ahad (27/10).
Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengatakan, detik-detik peringatan sumpah pemuda merupakan refleksi para pemuda Indonesia bersatu melawan tirani penjajahan yang membelenggu Indonesia selama ratusan tahun.
Oleh karena itu kata dia perhatian terhadap SDM calon-calon penerus bangsa harus dilakukan sejak usia dini.
Sebagaimana implementasi perhatian terhadap keberlanjutan pembinaaan SDM, Kapolres Lumajang menyantuni beberapa para anak yatim dan dhuafa.
Hal itu dilakukan untuk meningkatkan semangat dan memfasilitasi anak-anak agar lebih giat lagi belajar dan menjadi insan yang berguna di masa depan .
“Banyak nilai-nilai luhur yang dapat dipetik dari peringatan sumpah pemuda,” ujar Arsal.
Lanjut Kapolres, memberdayakan anak-anak dan meningkatakn SDM anak sedari dini dimaksudkan agar mampu bersaing di masa depan.
“Karena persaingan di masa depan akan sangat ketat seiiring perkembangan perubahan zaman,” ujarnya lagi.
Memurutnya, jika anak-anak yatim dan dhuafa yang notabene kurang mampu dibiarkan begitu saja, maka sama saja membiarkan calon-calon penerus bangsa ini terbengkalai.
“Bakat-bakat terpendam dalam diri mereka haruslah kita berdayakan dan kita fasilitasi agar dapat berguna bagi bangsa dan Negara kedepannya nanti,” pungkas Arsal.
(Red)
