Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban bersama Dandim Kodim 0821/Lumajang Letkol Inf Ahmad Fauzi pada Apel Gelar Pasukan dalam rangka kesiapan pengamanan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Periode 2019 – 2024.
Lumajang, NewsMetropol – Menjelang pelantikan presiden tersebut, sejumlah persiapan pun dilakukan.
Polres Lumajang beserta seluruh Forkopimda Kabupaten Lumajang melaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka kesiapan pengamanan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Periode 2019 – 2024.
1000 personil berdiri tegap menunjukan kesiapan mengawal proses pelaksanaan pelantikan Presiden pada 20 Oktober 2029 mendatang untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Tentang adanya isu hoax terkait radikalisme, TNI-Polri mantapkan kesiapan demi terciptanya situasi kondusif di Lumajang.
Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengatakan bahwa untuk pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, TNI-Polri di Lumajang sudah menyiapkan 1000 personil yang siap mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Yang jelas, kita mengerahkan semua. Kita tidak ingin kecolongan dan under estimate,” ujarnya.
Kata dia, TNI-Polri harus bahu membahu dengan seluruh lembaga, serta seluruh lapisan masyarakat untuk memastikan kelancaran, keamanan, kenyamanan, dan kesuksesan pelantikan tersebut.
“Untuk kondisi kamtibmas relatif kondusif, tentunya ini merupakan hasil kerja keras dari segenap komponen yang punya komitmen untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban,” ungkap Arsal.
Senada dengan itu, Dandim Kodim 0821/Lumajang Letkol Inf Ahmad Fauzi menambahkan bahwa TNI akan membantu Polri dalam melaksanakan pengamanan.
“Saya yakinkah bahwa wilayah Lumajang ini aman dan kondusif, tetapi kami tidak underestimate dan tetap waspada dan siaga untuk menghadapi apapun yang akan terjadi,“ terang Fauzi.
(Red)
