IMG-20191014-WA0016

Ws. Wadan Lantamal VI Kolonel Laut (P) Suratun, SH. saat memberikan pengarahan pada apel pagi, Senin (14/10).

Makassar, NewsMetropol – Menyikapi dampak negatif yang bisa ditimbulkan oleh media sosial, Ws. Wadan Lantamal VI Kolonel Laut (P) Suratun, SH. mengimbau seluruh personel Lantamal VI dan keluarga agar bijak dalam menggunakan media sosial (Medsos).

WS. Wadan Lantamal VI mengingatkan untuk menghindari cuitan yang mengarah pada ujaran kebencian, provokatif serta hoaks.

Terlebih menurutnya TNI memiliki kode etik yang sangat ketat.

Jika tidak bijak dalam bermain media sosial, maka prajurit TNI atau keluarganya harus siap menerima konsekuensinya.

“Selain konsekuensi hukum, ada konsekuensi sosial dan lainnya yang terjadi,” kata Kolonel Suratun, saat memberikan pengarahan pada apel pagi, Senin (14/10).

Baca Juga:  Tinjau Kopdes Merah Putih Karangdowo, Pasiter Kodim Klaten : Pembangunan Capai 100 Persen

Lanjutnya, Karena hal ini sudah diatur, khususnya prajurit TNI harus netral dalam kegiatan politik.

Prajurit TNI tegas dia, tidak diperbolehkan aktif dalam kegiatan politik, serta juga untuk keluarganya harus mencerminkan jiwa Sapta Marga.

Lebih lanjut, Kolonel Suratun menyarankan agar hati-hati beropini di media sosial, ada baik untuk memikirkan kembali apakah tidak menyalahi Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.

“Kalau tidak terlalu penting lebih baik diam saja kan tidak ada masalah,” tandasnya.

(Red)

KOMENTAR
Share berita ini :