IMG-20190930-WA0014

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban didampingi Katim Cobra, AKP Hasran Cobra dengan senjata api rakitan milik seorang begal bernama Yanto (40) yang saat ini dalam pengejaran Tim Cobra Polres Lumajang.

Lumajang, NewsMetropol – Operasi begal besar-besaran yang dilakukan oleh Polres Lumajang yang menurunkan 1000 personil gabungan yakni dari TNI, POLRI, serta Satgas Keamanan Desa berhasil menemukan sebuah senjata api di Desa Ranulogong, Kecamatan Randuagung, Ahad (29/9).

Senjata api ini ditemukan di salah satu rumah warga yang berdasarkan informasi di rumah tersebut tinggal seorang pelaku kriminalitas kakap.

Dari hasil penggrebekan tersebut, ditemukan sebuah senjata api rakitan. Tapi sayangnya pemilik senjata tersebut melarikan diri.

Namun belakangan diketahui identitas pemilik senjata api adalah Yanto (40) yang saat ini dalam pengejaran Tim Cobra Polres Lumajang.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengatakan bahwa dirinya akan mendalami kasus penemuan senjata tersebut.

“Saya akan mendalami apa ada kaitan pelaku ini dengan kejadian begal di wilayah Kecamatan Randuagung beberapa waktu yang lalu. Saya ingin mengungkap apakah dia atau bukan pelaku yang menewaskan warga Gumukmas Jember dalam kasus begal tersebut. Tapi yang pasti, tidak mungkin pemilik senjata api ini tidak memiliki motif kriminal. Pelaku harus kami tangkap, mungkin saja sudah ada korban jiwa dari senjata api rakitan yang dia miliki,” ujar pria lulusan S3 Universitas Padjajaran tersebut.

Sementara itu, Katim Cobra Polres Lumajang AKP Hasran Cobra menegaskan akan berupaya meringkus pemilik senpi itu secepatnya.

“Saya akan kejar pemilik senjata api ini. Data pelaku sudah kami ketahui. hanya masalah waktu untuk kami tangkap,” ungkap Hasran yang juga merupakan Kasat Reskrim Polres Lumajang.

(Red)

KOMENTAR
Share berita ini :