Kapolda Sultra Brigjen Pol Iriyanto, memberikan keterangan pers kepada awak media terkait gelar Operasi Patuh Anoa 2019, di Lapangan Upacara Mako Polda Sultra, Kamis (29/8).
Kendari, NewsMetropol – Kapolda Sultra Brigjen Pol Iriyanto memimpin Upacara Gelar Operasi Patuh Anoa 2019 di Lapangan Upacara Mako Polda Sultra, Kamis (29/8).
Kapolda Sultra dalam amanatnya menjelaskan bahwa, dalam operasi patuh ini, Polri menekankan delapan poin penting yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah.
Kedelapan poin itu kata dia, antara lain pengendara yang masih dibawah umur, sering melawan arus, tidak menggunakan helm standar nasional, dan tidak mematuhi rambu rambu lalu lintas.
“Dalam pelaksanaan operasi patuh ini kita bersinergi dengan instansi terkait. Kita ikut melibatkan Pom TNI agar benar-benar bisa tercapai target hasil sesuai yang kita harapkan yakni tertib dan aman,” ujar Iriyanto.
Sementara itu, Wadir Lantas Polda Sultra AKBP Alan Abast mengatakan, bahwa lokasi tempat dan sasaran kegiatan operasi dilakukan di beberapa tempat.
Kata dia, operasi di dalam Kota Kendari yang waktu pelaksanaannya akan dimulai sejak pukul 09.00 sampai pukul 11.00 Wita, siang, sore dan malam hari.
“Operasi patuh ini pada dasarnya sama dengan operasi lainya seperti operasi simpatik dan operasi zebra, hanya saja operasi patuh ini untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap masyarakat, untuk itu diharapkan benar-benar dapat mematuhi aturan lalu lintas, karena penindakan hukumnya 60 persen sedangkan tindakan preventifnya 40 persen,” jelasnya.
Upacara tersebut dihadiri antara lain Danlanal Kendari Kolonel Laut (P) I Putu Darjatna, Kasi Ops Korem 143/HO Letkol Inf. Yudi Rombe, Dandim 1417/Kendari Kolonel Kav. Hendi Suhendi S. Sos, Dandenpom XIV-3/Kendari Mayor Cpm Eric Sinaga dan Kadis Perhubungan Sultra Hado Hasina.
(Bahrun)
