Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Nana Sudjana saat memberikan sambutan pada acara puncak peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Gajah Mada Polda NTB, Sabtu (17/8).
Mataram, NewsMetropol – Upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Rupublik Indonesia yang ke-74 dengan tema ” SDM UNGGUL INDONESIA MAJU ”
Bertindak selaku Inspektur upacara Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Nana Sudjana AS.MM, yang membacakan amanat Kepala Kepolisian Negara Repubik Indonesia, yang digelar di Lapangan Gajah Mada Polda NTB, Sabtu (17/8).
Dalam amanatnya, Negara Repubik indonesia merupakan negara besar yang memiliki wilayah terbentang sepanjang 5.428 km memiliki 17.506 pulau, serta garis pantai sepanjang 99.093 km.
Indonesia dianugrahi sumber daya alam yang beragam dan melimpah mulai keanekaragaman flora,fauna, dan bahan tambang yang bernilai tinggi serta kekayaan hasil pertanian,perkebunan, kehutanan, dan kelautan.
Kapolri mengatakan jumlah penduduk 263 juta jiwa, Indonesia menjadi Negara berpenduduk terbesar ke-4 didunia, Indonesia juga memiliki tenaga kerja produktif dan penduduk kelas menengah yang bisa terus berkembang menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia pada tahun 2019 berada pada peringkat ke-3 tertinggi diantara negara-nagara G-20.
Sejarah telah menunjukan bahwa dalam perjalanan hidup masyarakat, berbangsa dan bernegara kita mampu mengatasi acaman,gangguan,hambatan dan tantangan baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri, dengan demikian dalam usia yang ke-74 tahun Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap kokoh berdiri.
Peringatan hari ulang tahun ke74 Kemerdekaan Indonesia menjadi momentum untuk berterima kasih kepada seluruh Pahlawan Kemerdekaan Bangsa atas perjuangan, pengabdian dan pengorbanan kepada masyarakat Bangsa dan Negara.
Dalam suasana yang penuh dengan Nasionalisme ini kita juga harus menyadari bahwa tantangan kedepan akan semakin komplex hal tersebut tidak dapat dipisahkan dari berbagai dinamika yang terjadi dalam tatanan global, regional maupun lokal.
Fenomena demokrasi yang terjadi pada sebagian besar negara didunia telah memgubah tata kehidupan secara luas yang ditandai menguatnya peran legeslatif dan media masa serta penghormatan Supermasi Hukum dan Ham.
Dengan fenomena globalisasi sebagai akibat pesatnya perkembangan tehnologi dan informasi tidak hanya memberi informasi namun juga membawa potensi gangguan yang harus diatensi Polri bersama oleh karena itu pemolisian harus bertumpuh pada upaya untuk meraih kepercayaan masyarakat selaku pemegang kekuasaan tertinggi Negara, hal tersebut diwujudkan dengan penegakan supermasi Hukum dan Ham,peningkatan pelayanan publik serta optimalisasi pemeliharaan kamtibmas.
Pada peringatan hari Bhayangkara Polri ke-73 Presiden Joko Widodo telah menyampaikan 5 Instruksi kepada Polri yang sala satunya tentang peningkatan sumber daya manusia Polri hal ini merupakan implementasi agenda. Rencana Pembangunan Jangka Menegah Nasional ( RPJMN ), tahun 2020 – 2024 yaitu meningkatnya sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.
Dalam tatanan Nasional Polri akan menghadapi berbagai agenda pam pemilu 2019, Polri akan mengamankan sumpah/janji Anggota DPRD Kabupaten/Kota, DPR Propinsi,DPR-RI,DPD-RI, serta pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih hasil pemilu tahun 2019, dan diakhir tahun Polri akan menyelenggarakan pengamanan hari Natal dan tahun Baru 2020.
Kapolri berpesan kepada seluruh anggota Polri untuk terus tingkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam pelaksanaan tugas,laksanakan diteksidini terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas agar terselesaikan secara tuntas sebelum berkembang menjadi gangguan nyata.
Jalin koordinas dan kerja sama sinergis dengan Satuan TNI dan semua tingkatan Pemerintah Daerah, pemangku kepentingan serta seluruh elimen masyarakat, baik secara formal maupun informal selanjutnya pedomani seluruh ketentuan yang berlaku serta hindari perbuatan yang dapat merusak kepercayaan terhadap Polri.
(Rahmat)
