Yonif

Anggota Satgas pengamanan perbatasan Yonif 725 Woroagi saat memberikan pelayanan kesehatan kepada warga, Jumat (8/2).

Kendari, NewsMetropol – Satuan Tugas (Satgas) pengamanan perbatasan Yonif 725 Woroagi terus memberikan pelayanan pengobatan gratis kepada masyarakat perbatasan yang dilaksanakan dikampung Workwana Kecamatan Arsotimur, Kabupaten Kaerom, Jumat  (8/2).

Dokter Satgas Pamtas RI PNG Yonif 725/Woroagi Letda Ckm M. Mirabrimaniko mengatakan, pihaknya telah memberikan pengobatan kepada masyarakat di sekitar wilayah pos khususnya di Arsotami.

“Masyarakat yang datang untuk berobat dipenuhi oleh para lansia maupun anak anak. Jenis penyakit yang dideritapun juga bermaca macam, diantaranya malaria, maag, diare dll,” ujarnya.

Letda Ckm Wira juga menjelaskan, bahwa kegiatan  pengobatan ini merupakan suatu bentuk kepedulian dari Satgas Yonif 725/Woroagi kepada masyarakat setempat, mengingat banyaknya masyarakat yang mengidap penyakit malaria.

Baca Juga:  Rakorniskum TNI 2026 : Tingkatkan Kualitas Perwira dan Produk Hukum TNI

Salah satu masyarakat yang menderita penyakit malaria yakni Fransiskus (52 th). Menurut pengakuan masyarakat bahwa penyakit tersebut sudah menjadi endemik di daerah perbatasan,  terlebih khususnya di wilayah Resotami.

Sehingga dengan adanya Pos TNI yaitu Satgas Yonif 725/Woroagi yang berada berdampingan dengan wilayahnya sangat terbantu, mengingat jarak rumah sakit atau Puskesmas dari kampung cukup jauh, sehingga alternatif hal tersebut adalah pos kout Satgas 725/Woroagi yang berada di wilayahnya.

Letda Ckm Wira mengatakan, dengan adanya kegiatan ini, masyarakat sangat berterimakasih terhadap apa yang telah diberikan dan dilakukan oleh anggota Satgas Yonif 725/Woroagi yang selalu bersedia menerima dengan tangan terbuka.

“Disamping itu mereka juga tidak  perlu pergi jauh untuk berobat dan tidak perlu mengeluarkan biaya untuk berobat,” pungkasnya.

Baca Juga:  Tiga Warga Distrik Sinak Terluka Akibat Penembakan OPM Dievakuasi dengan Bantuan TNI dan Warga

(Bahrun)

KOMENTAR
Share berita ini :