Tampak Heru saat memarahi petugas Polantas Polres Lumajang, Rabu (9/1).
Lumajang, NewsMetropol – Beberapa waktu yang lalu Unit Opsnal Satlanta Polres Lumajang melaksanakan Ops Rutin di Jalan Lintas Timur bersama rekan Dishub Kabupaten Lumajang pada pukul 11.24 WIB sebagai kegiatan rutin penertiban masyarakat, Rabu (9/1).
Dari kejauhan terlihat seorang pengendara yang ragu-ragu melewati barisan petugas. Pengendara R2 yang tidak ingin diberhentikan petugas tersebut ternyata pengendara tersebut pria paruhbaya bernama Heru beralamat di Jl. Ciliwung Jogotrunan.
Anggota Satlantas Brigadir Achmad Fendik dan Kanit Turjawali IPDA Maryanto menanyakan kelengkapan surat-surat berkendara kepada Heru, saat di tanya surat-surat pria paruhbaya itu marah-marah dan mengajak bertengkar karena enggan diperiksa petugas dan mengeluarkan dalih, “mending berkelahi daripada menyerahkan kendaraan saya, karena saya tidak membawa kelengkapan surat berkendara sama sekali,” ujar Heru sambil berteriak.
Kanit Turjawali IPDA Maryanto menanggapinya dengan kepala dingin kemudian mengatakan, “tidak saya tidak mengajak berkelahi, saya cuma melaksanakan tugas saya pak kalau memang sepedanya tidak mau ditahan, bapak bisa telefon saudara bapak untuk mengantarkan STNK. Kendaraan bapak kami tahan sementara. Bapak juga tidak memiliki SIM sebagai prosedur berkendara,” terangnya dengan sopan.
Maryanto juga menjelaskan, bahwa Heru ditilang karena melanggar pasal 281 yang tidak bisa mununjukan SIM dan 288 (1) karena tidak bisa menunjukan STNK.
“Tetap saya tilang dulu bapak kalau tidak kita tilang dan sepeda tidak kita amankan kita disalahkan, kalau ada stnk nya silahkan sepeda bisa diambil lagi,” kata Maryanto.
Setelah kurang lebih 30 menit, datang saudara Heru tersebut dengan membawa STNK untuk menukar barang bukti yang telah disita untuk di sidangkan kemudian di tukar dengan STNK.
Menanngapi hal tersebut Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban, SH.SIK.MM.MH., mengapresiasi kepada anggotanya karena dapat tetap berfikir jernih saat situasi sedang memanas seperti itu dan tetap mengedepankan Senyum Sapa Salam, serta tetap bersikap humanis meski Heru bersikeras berbicara dengan tensi tinggi.
(MP/PolresLumajang)
