Tuntut Pembakar Bendera Tauhid Di Tangkap

Kapolda NTB Irjen Pol Achmad Juri, SH M.Hum saat menerima perwakilan massa aksi.

Mataram, NewsMetropol – Puluhan ribu massa aksi bergerak menuju markas Polda NTB, start dari Masjid Hubbul Wathan Islamic Center (IC) NTB, Jum’at (26/10) siang dipimpin langsung oleh Aldo El Khas Alkaffa.

Puluhan ribu massa aksi yang tergabung dalam beberapa ormas islam tersebut keluar dari masjid IC usai melakasanakan ibadah sholat jumat dan berkumpul di jalan langko dan jalan udayana Kota Mataram tepat di depan Masjid Raya.

“Bubarkan banser,” teriak sebagian massa aksi dan sebagiannya lagi sambil bersholawat.

Untuk diketahui, aksi puluhan ribu ummat muslim NTB tersebut karena dipicu oleh pembakaran bendera tauhid di lakukan oleh oknum anggota Banser di Garut Jawa Barat pada, Senen (23/10) saat memperingati Hari Santri Nasional.

Baca Juga:  Miris! Karhutla Ussu Hanguskan Ratusan Juta Hasil Petani, Anggaran Penanganan Dinilai Tak Sebanding Dengan Ancaman

Puluhan ribu massa aksi pembela kalimat tauhid bergerak menuju Mapolda NTB menuntut pembakar bendera bertuliskan kalimat tauhid di Garut, Senen (26/10) oleh oknum Banser saat HUT Hari Santri Nasional 2018 bertanggung jawab dan meminta maaf serta di proses hukum.

Sampai di Mapolda NTB, 12 perwakilan massa aksi langsung di terima oleh Kapolda NTB Irjen Pol Achmad Juri, SH M.Hum didampingi Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., serta Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) NTB Tarwo Koesnarno.

Di hadapan Kapolda NTB, perwakilan massa aksi tersebut menyampaikan 6 point tuntutan penting di antaranya meminta penegak hukum untuk segera menangkap pelaku pembakaran bendera, mendesak oknum Banser untuk meminta maaf secara terbuka serta tuntutan tersebut untuk segera dikirim ke Kapolri untuk ditinjaklanjuti secepatnya.

Baca Juga:  Miris! Karhutla Ussu Hanguskan Ratusan Juta Hasil Petani, Anggaran Penanganan Dinilai Tak Sebanding Dengan Ancaman

(Amrin)

KOMENTAR
Share berita ini :