Balon

Balon Kepala Desa Urug, Abdul Badilah saat diwawancara, Selasa (28/8). 

Bogor, NewsMetropol – Bakal Calon (Balon) Kepala Desa Urug, Abdul Badilah mengatakan, bahwa dirinya merasa sangat dirugikan oleh keputusan pihak panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa urug, Kecamatan Sukajaya yang menutup pendaftaran Pilkades dengan tidak sesuai aturan jadwal Pemkab Bogor.

Abdul Badilah biasa disapa akrab Gobel menjelaskan tentang kekecewaanya kepada Panitia Pilkades di Desa Urug yang menurutnya penuh rekayasa dan tidak netral.

“Seharusnya panitia membuat aturan itu dengan mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah,” katanya kepada wartawan, Selasa (28/8).

Gobel mengatakan, sesuai intruksi dari Pemda Kabupaten Bogor bahwa pendaftaran Balon Pilkades telah ditetapkan pada tanggal 3 September 2018 dan di tutup pada tanggal 12 September 2018.

“Hal tersebut juga berlaku di 18 desa lainnya yang akan dilaksanakan Pilkades serentak,” jelasnya.

Akan tetapi, kata dia, panitia Pilkades di Desa Urug membuat aturan sendiri dengan membuka jadwal pendaftaran tanggal 1 Agustus 2018 dan di tutup pada tanggal 10 Agustus 2018.

“Akibatnya saya tidak bisa mendaftarkan untuk bakal calon kepala desa, karena Panitia Pilkades sudah menutup jadwal pendaftaran,” kesalnya.

Menurut Gobel, ketidaksesuaiannya jadwal pendaftaran dan penutupan Balon Kades di Desa Urug dengan aturan Pemkab Bogor menimbulkan keganjalan.

“Saya menduga ini semua penuh rekayasa dan panitia diduga berpihak kepada salah satu balon,” ungkapnya.

Sampai saat ini wartawan belum mendapatkan konfirmasi dari Ketua Panitia Pilkades di Desa Urug, Dedi dan Camat Sukajaya, Zainandi karena kesulitan untuk dihubungi.

Sementra Kasi Pemberdayaan Kewilayahan Desa (PKD) DPMD Kabupaten Bogor, Heti Yuniawati tidak bisa menjelaskan secara rinci, karena terkait Pilkades ada di bagian Seksi Pemerintahan Desa (DPMD) yang lebih faham keadaan dan prosedurnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Seksi Pemerintahan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Jamaludin melalui WhatsAppnya juga tidak bisa memberikan penjelasan terkait hal tersebut.

(Rahman)

KOMENTAR
Share berita ini :