Danrem 143/HO Kolonel Arm Dedi Nurhadiman, S.I.P. saat memberi sambutan pada peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Al-Asqariah Korem 143/HO Pada hari Jum’at (1/6).
Kendari, NewsMetropol – Danrem 143/HO Kolonel Arm Dedi Nurhadiman, S.I.P. mengatakan Nuzulul Qur’an merupakan peristiwa besar yang mempunyai makna penting bagi kehidupan manusia.
“Karena Al-Qur’an memiliki kandungan fungsi yang multi dimensi dalam kehidupan manusia yaitu sebagai pedoman, petunjuk, penjelas, sekaligus sebagai pembeda sesuatu yang baik dan yang buruk,” ujar Danrem 143/HO saat memberi sambutan pada peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Al-Asqariah Korem 143/HO Pada hari Jum’at (1/6).
Merujuk tema “Dengan Hikmah Nuzulul Qur’an Kita Tingkatkan Keimanan dan Ketakwaan Kepada Allah SWT sebagai Landasan Moral dalam Melaksanakan Tugas Pokok” Danrem 143/HO mengurai bahwa pokok-pokok kandungan Al-Qur’an menerangkan soal yang berhubungan dengan Akidah.
“Akidah atau yang bisa disebut dengan kepercayaan adalah merupakan landasan pokok dalam Al-Qur’an. Dimana bahwa Al-Qur’an lebih dulu mensucikan jiwa manusia, dengan menanamkan kepercayaan bahwa Allah itu Maha Esa. Dialah satu-satunya Dzat yang berhak dipuja dan disembah. Sesudah itu ditanamkan kepercayaan tentang adanya Rasul-Rasul Allah (Utusan-Utusan Allah), tentang Malaikat, Hari Akhir,” ujar Danrem.
Kata dia, dengan tertanamnya kepercayaan itu maka hilanglah kabut-kabut yang sebelum itu menyelubungi jiwa manusia bahwa Tuhan itu terbilang dan bermacam-macam.
Selanjutnya kata dia, Al-Qur’an itu berisi Syari’ah yakni peraturan-peraturan hidup yang berhubungan dengan Tuhan selaku pencipta alam ini dan yang berhubungan dengan sesama manusia, kemasyarakatan atau yang biasa disebut dengan Hablum Minallaahi Wahablum Minan Naas.
Danrem menambahkan, bahwa Al-Qur’an itu berisi dengan akhlak, yang terdiri dari soal kebaikan, nilai-nilai kemanusiaan, moral, etika, sifat-sifat yang baik, seperti jujur, lurus, dapat dipercaya, sabar, tawakal, pemurah, teguh hati, kasih sayang dan lain-lain.
“Akhlak-akhlak yang baik itu adalah buah dari iman yang sudah tertanam dalam hati sekaligus buah ibadah (syari’ah).
Makna memperingati hari Nuzulul Qur’an yang paling penting hikmah yang kita ambil adalah dalam mengarungi hidup di dunia kita ini hendaknya sesuai dengan aturan-aturan yang ada di dalam Al-Qur’an dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup karena dari Al-Qur’an lah kita akan memperoleh jawaban yang jelas dan lurus yang tidak boleh ditawar-tawar lagi,” jelasnya.
Untuk itu Danrem berharap, melalui peringatan Nuzulul Qur’an ini dapat lebih memantapkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT serta mampu membangkitkan semangat untuk senantiasa meningkatkan profesionalisme keprajuritan.
“Kita harus selalu yakin, bahwa dengan landasan keimanan yang kuat, maka segala sesuatu yang kita lakukan untuk kepentingan tugas dan kejayaan negara dan bangsa, akan senantiasa memperoleh petunjuk, bimbingan dan lindungan dari Allah SWT. Kondisi yang demikian tentu akan semakin memantapkan keyakinan dalam memegang teguh sikap dan jatidiri prajurit sejati yang berlandaskan Sapta Marga dan Sumpah Prajurit,” pungkasnya.
Untuk diketahui acara peringatan Nuzulul Qur’an diikuti seluruh anggota Makorem dan Dinas Jawatan Korem 143/HO serta keluarga Besar Korem 143/HO.
Tampak Hadir dalam acara Nuzulul Qur’an antara lain Kasrem 143/HO, Letkol Inf Arif Susanto, Para Kasi Korem dan para Dan/Kadisjan Jajaran Korem 143/HO, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcabrem 143/HO, Ny. Dedi Nurhadiman beserta pengurus.
(Bahrun)
