Panen Raya Jagung Hibrida di Koltim

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaeman didampingi Plt. Gubernur Sultra Saleh Lasata, Kepala Staf Kodam XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Budi Sulistijono, pada panen raya Jagung Hibrida di Desa Atolano, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur, Sultra, Rabu (27/12).

Kolaka Timur, Metropol – Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaeman melakukan panen raya Jagung Hibrida di Desa Atolano, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara pada Rabu siang (27/12).

Bersama Plt. Gubernur Sultra Saleh Lasata dan beberapa pejabat seperti Asisten Teritorial KSAD Mayjen TNI Supartodi, Kepala Staf Kodam XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Budi Sulistijono, Danrem 143/HO Kolonel Arm. Dedi Nurhadiman, Wakapolda Sultra Kombes Pol Winarto serta Bupati Koltim Tony Herbiansyah, Menteri Amran Sulaiman melakukan panen raya ini di lahan jagung seluas 10 hektare.

Ditemui seusai kegiatan, Amran mengatakan, harga jagung akan mengikuti instruksi yang diberikan Presiden Joko Widodo.

“Sesuai instruksi Presiden Jokowi, harga jagung adalah sebesar Rp 3.150,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Koltim, Tony Herbiansyah mengapresiasi kebijakan-kebijakan Pemerintah Pusat khususnya di bidang pertanian dan perkebunan.

“Dengan adanya kebijakan-kebijakan yang pro rakyat, maka kami berharap menjadi petani di wilayah Koltim menjadi handal,” ungkap Tony.

Tony melanjutkan, selama tahun terakhir sejak program bantuan ‘Alsintan’ digulirkan, saat ini kondisi petani di Koltim berubah dari petani tradisional menjadi petani yang modern.

“Namun masalah kita saat ini adalah Lahan bekas sawah tidak bisa digunakan akibat adanya proyek perluasan bendungan Ladongi.  Tapi kalau nanti perluasan bendungannya sudah selesai, sekitar 7000 hektare bisa digunakan sebagai perluasan lahan pertanian,” tutup Tony.

(Ronal Fajar)

KOMENTAR
Share berita ini :