Ovit

Direktur Objek Vital Polda NTB, AKBP Gatut Kurniadin didampingi Panit II Subdit Wisata Pamobvit Polda NTB, Ipda Heni Adriani saat konferensi pers.

Lombok Utara, Metropol – Menjelang perayaan natal dan tahun baru di Gili Trawangan Kabupaten Lombok Utara (KLU), aparat kepolisian Direktorat Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) Polda NTB bersama pam swakarsa lang-lang gili dan pemerintah desa setempat melakukan sweeping, pada Selasa (5/12) sekitar pukul 16.00 Wita.

Direktur Pengamanan Objek Vital Polda NTB, AKBP Gatut Kurniadin mengatakan, Dalam sweeping kali ini tim mendata identitas warga, hingga mendapatkan narkoba.

Dipimpin Panit II Subdit Wisata Pamobvit Polda NTB, Ipda Heni Adriani penggeledahan tersebut menyisir tempat kos-kosan, bar, pantai dan penginapan yang berada di RT 7 Dusun Gili Trawangan.

Baca Juga:  Polisi Pastikan Tak Ada ‘Pocong Begal’ di Malang, Warga Diminta Tak Terpancing Hoaks

Ditemukan salah seorang berinisial SA (25) diketahui membawa satu poket ganja kering dan 40 plastik berisi mushroom. SA merupakan warga Kecamatan Labuapi Lombok Barat, Para pelaku langsung dibawa ke kantor dusun untuk diamankan, ujar Gatut.

Sementara itu, kata Gatut, ketika tim Objek Vital Polda NTB melakukan pemeriksaan identitas, tepatnya di depan Matahari INN Bungalow, seorang pria dengan gelagat mencurigakan diperiksa oleh aparat. Dari pemeriksaan itu, didapati satu bungkus ganja yang disembunyikan dalam lilitan kain pantai.

“Pria yang membawa ganja berinisial SN (40) warga Karang Mas-mas Mataram. Tim langsung tindak dan di amankan ke Polsek Pemenang,” jelasnya.

AKBP Gatut menambahkan, terhadap beberapa orang yang bekerja di Gili Trawangan namun tidak memiliki identitas, mereka langsung dipulangkan.

Baca Juga:  Polda Banten Ungkap Kronologi Kecelakaan Kerja di PT MCCI

“Hal ini untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan mengingat keamanan merupakan yang utama dalam perayaan natal dan tahun baru nanti,” katanya.

Menurut Gatut, proses sweeping ini akan terus dilakukan hingga pergantian tahun mendatang, langkah tersebut merupakan tindaklanjut dalam kesepakatan rapat yang digelar oleh seluruh pihak belum lama ini.

Tidak hanya itu, kata dia, nantinya para pengunjung yang datang pun juga akan dilakukan pemeriksaan.

“Pemeriksaan dibagi menjadi dua bagian, yakni berada di pelabuhan dan dermaga jetty Siapapun, termasuk wisatawan mancanegara akan diperiksa,” tegasnya.

(Rahmat)

KOMENTAR
Share berita ini :