Suasana Jambore Pokdarwis yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Lotim.
Lombok Timur, Metropol – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) se-Kabupaten Lombok Timur (Lotim) turut serta dalam Jambore Pokdarwis yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Lotim.
Sekjen Forum Pokdarwis Lotim, Hendri mengatakan Jambore Pokdarwis merupakan event tahunan sebagai wadah silaturrahim, memperkuat soliditas, dan solidaritas antar Pokdarwis se-Kabupaten Lombok Timur.
“Ini merupakan event tahunan yang kita laksanakan dan ini merupakan tahun ketiga. Kita gelar sebagai wadah silaturrahim, memperkuat soliditas, dan solidaritas antar Pokdarwis se-Kabupaten Lotim,” ucap Hendri, Jum’at (1/12) kemarin.
Ketua Forum Pokdarwis Lotim, Zainul Fadli mengharapkan jambore ini sebagai ajang pertukaran ide, gagasan, kreativitas, dan beragam praktek inovatif yang dilakukan oleh kelompok sadar wisata di wilayahnya masing-masing.
“Sebagai bagian dari komunitas pariwisata di Kabupaten Lotim, kita harus turut andil dalam menyikapi beragam dinamika setiap perkembangan pariwisata. Forum ini juga sebagai komitmen kami dalam membangun pariwisata di Lotim,” ujarnya.
Dia menuturkan, beberapa rekomendasi yang lahir dalam Jambore Pokdarwis ke-3 yaitu Forum Pokdarwis Kabupaten Lombok Timur terus berperan aktif dalam upaya mendorong implementasi sapta pesona di destinasi wisata dan terus bergerak mendukung segala ikhtiar penguatan kapasitas kepariwisataan bagi masyarakat sekitar destinasi, pelaku pariwisata, dan stake holder terkait.
“Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir telah melakukan berbagai bentuk komunikasi dan kerjasama multisektoral untuk pubikasi dan promosi massif dan atraksi, destinasi dan akomodasi pariwisata Lombok Timur,” ujarnya lagi.
Lanjutnya, upaya publikasi massif dilakukan melalui media masa online dan offline, yaitu dengan menggelar event-event pariwisata berbasis kreatifitas dan berwawasan lingkungan hidup.
Selain itu kata dia, segala upaya progresif untuk meningkatkan kemajuan dunia pariwisata di bumi Patuh Karya tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan semua pihak khususnya stake holder dan pemangku kepentingan terkait dan masyarakat secara umumnya.
“Menyayangkan aksi-aksi destruktif yang dilakukan oleh oknum tertentu di sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Lombok Timur (Sembalun dan Labuan Haji) yang tentunya tidak sinkron dengan upaya semua pihak untuk menjadikan Kabupaten Lombok Timur sebagai destinasi pariwisata unggulan yang indah, damai, dan aman,” sebutnya.
Dia menambahkan, agar semua pihak untuk bersama-sama menyatukan langkah untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban untuk mendukung optimasi dan meningkatkan angka kunjungan wisatawan ke Kabupaten Lombok Timur.
“Forum Pokdarwis telah bersiap dengan berbagai langkah strategis untuk mewujudkan Lombok Timur sebagai salah satu destinasi wisata unggulan ditingkat provinsi hingga Nasional,” pungkasnya.
(Amrin)
