Bertugas 8 Bulan di Perbatasan

Dansatgas Pamtas Yonif 611/Awl RI-Malaysia, Letkol Inf. Sigid Hengki Purwanto, S.Sos dengan senjata api rakitan sebanyak 78 pucuk yang diperoleh dari warga selama delapan bulan.

Nunukan, Metropol – Delapan bulan menjalankan tugas sebagai Satgas Pamtas RI-Malaysia, Yonif yang dikomandani Letkol Inf. Sigid Hengki Purwanto, S.Sos. ini berhasil mengumpulkan 78 pucuk senpi milik warga secara sukarela.

“Saat ini Satgas Pamtas Yonif 611/Awl memperoleh Senjata api rakitan sebanyak 78 pucuk yang diserahkan secara sukarela oleh warga ke Jajaran Pos Satgas Pamtas Yonif 611/Awl karena warga simpatik terhadap Prajurit yang bertugas di lapangan,” ujar Dansatgas Pamtas Yonif 611/Awl RI-Malaysia kepada Metropol melalui Whatsappnya, Selasa (26/9).

Lanjutnya, senjata api rakitan jenis penabur sebanyak 78 pucuk yang diperoleh dari masyarakat secara sukarela itu mulai dikumpulkan sejak tanggal 1 Februari sampai dengan 20 September 2017.

Baca Juga:  Tinjau Kopdes Merah Putih Karangdowo, Pasiter Kodim Klaten : Pembangunan Capai 100 Persen

“Semua ini terlaksana karena Prajurit Satgas di lapangan baik-baik dengan rakyat dan selalu membantu kesulitan warga dengan berpedoman kepada Sapta Marga dan 8 wajib TNI,” ujarnya lagi.

Letkol Sigid juga mengatakan bahwa jajarannya yakni Pos Satgas Pamtas RI – Malaysia dalam melaksanakan tugas di lapangan selalu menjalin kerjasama yang baik dengan Tokoh Masyarakat, Satuan tetangga maupun Instansi terkait.

Dia menambahkan bahwa selama penugasan di perbatasan RI-Malaysia, pihaknya senantiasa melaksanakan kegiatan-kegiatan yang merupakan program dari komando atas yang bertujuan menciptakan kemanunggalan TNI dengan rakyat dan membantu kesulitan rakyat.

Sigid yang juga Danyonif 611/Awl ini menuturkan bahwa selama di wilayah perbatasan pihaknya gencar melaksanakan kegiatan Binter terbatas.

Baca Juga:  Pengosongan Rumah Dinas Mabes TNI di Komplek Slipi Berjalan Tertib dan Sesuai Ketentuan

Kegiatan binter terbatas yang dilaksanakan Jajaran Pos Satgas Pamtas Yonif 611/Awl di wilayah binaan tersebut antara lain, melaksanakan anjangsana/silaturahmi ke rumah warga, melaksanakan karya bhakti, komsos dan Bintahwil.

Selain itu kata dia, pihaknya menghadiri undangan dan mengikuti adat istiadat, melaksanakan kegiatan olahraga bersama dan kegiatan Agama bersama warga, mengajar di sekolah baik tingkat SD, SMP dan SMA.

“Juga melaksanakan pengobatan gratis dan sunatan Gratis serta melaksanakan peyuluhan hukum, wawasan kebangsaan dan cinta tanah air,” pungkasnya.

(Guntur DJ)

KOMENTAR
Share berita ini :