Penulis : Jamal Hengki | Editor : Widi Dwiyanto
MAKASSAR, NEWSMETROPOL.id – Krisis air bersih yang melanda Jalan Tengku Umar Lorong 13 dan Lorong 14, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, semakin memprihatinkan. Warga mengaku sudah hampir satu bulan tidak menikmati aliran air dari PDAM, sehingga kebutuhan air bersih sehari-hari bergantung pada distribusi mobil tangki.
Akibat kondisi tersebut, aktivitas masyarakat mulai dari mandi, memasak, mencuci hingga kebutuhan sanitasi menjadi terganggu. Setiap hari warga menunggu kedatangan mobil tangki untuk memperoleh pasokan air bersih.
Seorang warga berinisial JM mengatakan, kondisi ini telah berlangsung cukup lama dan sangat membebani masyarakat.
“Sudah hampir satu bulan kami kesulitan air. Setiap hari hanya berharap mobil tangki datang. Kalau terlambat atau pasokannya terbatas, kami benar-benar kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya kepada wartawan, Senin (03/07/2026).
Hal senada disampaikan warga lainnya berinisial FL, yang berharap persoalan tersebut segera mendapat perhatian serius dari pihak PDAM.
“Kami meminta PDAM segera bertindak agar masyarakat tidak terus menderita seperti ini. Air bersih adalah kebutuhan dasar yang seharusnya dapat dinikmati setiap hari,” katanya.
Menurut warga, pengiriman air menggunakan mobil tangki hanya menjadi solusi sementara dan belum mampu menjawab kebutuhan seluruh masyarakat.
Mereka menilai, mobil tangki bukanlah solusi yang bersifat fundamental untuk mengatasi krisis air bersih di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, karena distribusinya dinilai belum dapat menjangkau seluruh warga yang terdampak.
Warga berharap PDAM Kota Makassar segera mengambil langkah konkret untuk memulihkan distribusi air bersih melalui jaringan perpipaan sehingga pelayanan dapat kembali normal. Selain itu, masyarakat juga menginginkan adanya penjelasan resmi mengenai penyebab terganggunya pasokan air serta kepastian waktu penyelesaiannya.
Krisis air yang berkepanjangan ini dinilai telah berdampak terhadap aktivitas rumah tangga dan berpotensi memengaruhi kesehatan masyarakat apabila tidak segera ditangani.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PDAM Kotta Makassar belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab terhentinya distribusi air bersih di wilayah tersebut. masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak PDAM guna menghadirkan pemberitaan yang berimbang serta memberikan ruang hak jawab sesuai ketentuan dan Kode etik jurnalis.
