IMG-20260528-WA0012
Penulis : Delly Muhajirin | Editor : Widi Dwiyanto

JAKARTA, NEWSMETROPOL.id – Allahuakbar, Allahuakbar,  Allahuakbar. Begitu kalimat berkumandang menembus langit-langit dinding Musollah Al-Mubtadi’in dan halaman, dalam menunaikan sholat Idul Adha 1447 H, pada Rabu (27/05/2026) di Jalan Perdamaian, RT.01/17, Kelurahan Tugu Utara, Kota Jakarta Utara.

Hikmat Idul Adha (hari qurban) dalam referensi, setiap kita adalah Ibrahim punya Ismail. Ismail mu mungkin jabatanmu. Ismail mu mungkin harta mu. Ismail mu mungkin gelarmu. Ismail mu mungkin egomu. Ismail mu adalah semua yang kamu miliki di dunia ini.

Nabi Ibrahim tidak diperintahkan oleh Allah untuk membunuh Nabi Ismail. Nabi Ibrahim hanya diminta Allah untuk membunuh rasa kepemilikannya terhadap anaknya Nabi Ismail. Karena hakekatnya semua yang kita miliki di dunia ini adalah milik Allah.

“Jadi hidup lah dengan banyak rasa syukur. Tidak boleh sombong dan angkuh. Allah tidak menyukai orang-orang sombong dan munafik,” begitu disampaikan Imam dan Khotib, Ustad Junaidi Ismail.

Usai sholat Idul Adha, dilanjutkan pemotongan hewan qurban. Musollah Al-Mubtadi’in.

“Diber kepercayaan menyalurkan hewan qurban kepada masyarakat,” kata Abi Wasoli, Ketua DKM, Musollah Al-Mubtadi’in.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana, sebanyak 10 sapi dan 11 ekor kambing.

“Dari 10 sapi itu, 2 ekor sapi sumbangan dari Kapolri (1 diberikan warga masyarakat Indramayu dan 1 di Musollah Al-Mubtadi’in). 1 ekor sapi lagi sumbangan dari Almarhum Haji Slamet Sampurna. 2 ekor sapi lagi dari sumbangan Pelabuhan. Dan 6 ekor sapi iuran warga. Jadi total hewan kurban yang diterima Musollah Al-Mubtadi’in 10 ekor sapi,” kata Budi Hartono.

Penyaluran hewan kurban akan dibagikan kepada yang berhak menerima dan juga warga sekitar Musollah Al-Mubtadi’in. Diantaranya, warga RT.01, 02 dan 03 RW.017 dan warga RT.018 RW.008, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja.

KOMENTAR
Share berita ini :