IMG-20231010-WA0063
Reporter : Handono | Editor : Widi Dwiyanto

BATANG, NEWSMETROPOL.id – Beberapa waktu lalu tersiar kabar duka di jalur berliku pada dataran tinggi di Kabupaten Batang. Jalur tersebut telah memakan korban jiwa karena kecelakaan tunggal yang disebabkan kurangnya skill atau keahlian dalam berkendara, Selasa (10/10/2023).

Kurangnya penguasaan teknik mengendarai motor matic di jalur menanjak, menurun curam panjang sangat memicu terjadinya kecelakaan.

Kasat Lantas Polres Batang AKP Agus Pardiyono Marinus pun mengimbau kepada pengendara agar di jalan turunan panjang, pengendara motor matic harus lebih waspada dan hati-hati. karena seringkali terjadi remnya blong.

“Perlu kehati-hatian dan selalu cek rem saat jalan menurun panjang, karena motor matic tidak mempunyai atau sedikit sekali punya engine brake, sehingga rem perlu bekerja ekstra keras pada saat turunan, dan akibatnya rem akan cepat panas, dan kehilangan daya rem-nya,” kata AKP Agus Pardiyono Marinus.

Baca Juga:  Polda Banten Laksanakan Pemantauan Penerimaan Terpadu Polri TA 2026

Pengendara motor matic kata Dia, biasanya tidak sadar karena mereka terbiasa di perkotaan, ditambah lagi, mereka berboncengan, jadi sangat menambah beban kerja rem yang berakibat remnya blong.

“Ada beberapa tips cara antisipasi agar tidak terjadi rem blong, yaitu dengan cara bergantian antara rem depan dan rem belakang, dan hindari rem secara bersamaan,” paparnya.

“Jika salah satu rem terasa blong, segeralah menepi untuk mendinginkan piringan cakram dan kaliper hingga rem normal kembali,” tambahnya.

Satlantas Polres Batang pun dalam waktu dekat akan melakukan sosialisasi langsung ke lokasi yang sering terjadi kecelakaan lalu lintas yang menggunakan sepeda motor bermesin matic.

“Motor matic di atas ketinggian itu sering kali mengalami rem blong. Nanti kami akan memasang beberapa rambu atau baliho imbauan agar pengendara sepeda motor matic hati – hati di jalanan yang menurun terjal dan panjang, karena dikhawatirkan dapat memicu terjadinya laka lantas,” ungkapnya.

Baca Juga:  Polresta Magelang Kawal May Day 2026, Kegiatan Buruh Berlangsung Kondusif Tanpa Gangguan

 

Terbaru kecelakaan motor metic terjadi daerah turunan di Jalan Raya Desa Tombo Kecamatan Bandar pada 28 September 2023, Kecelakaan tunggal yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia di TKP. Peristiwa itu disebakan rem tidak berfungsi dengan baik sehingga tidak dapat menguasai kendaraan kemudian jatuh ke jurang.

“Keesokan harinya yang bonceng meninggal dunia saat dalam perawatan di rumah sakit. Selang sehari kalau tidak salah baru vidio yang mahasiswa Unikal mengalami laka tunggal dan hanya mengalami luka – luka,” tukasnya.

KOMENTAR
Share berita ini :