IMG-20221118-WA0017

Penulis : Kontributor Humas Polres Polman | Editor : Usman Padong

POLEWALI MANDAR, newsmetropol.id – Bencana banjir di Jalan Trans Sulawesi, Desa Sepa Batu, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat ketika bencana datang diam-diam, menarik perhatian Kapolres Polman AKBP Agung Budi Leksono untuk memantau langsung situasi dan kondisi di lapangan, Jumat (18/11/2022).

Didampingi Waka Polres Polman Kompol Ujang Saputra, Kabag Ops Polres Polman AKP Najamuddin Kasi Humas Polres Polman AKP Syuti, Kasat Lantas Polres Polman Iptu Setiyaji Rahmansyah, Kapolsek Tinambung Iptu Irman Setiawan turun untuk memantau banjir yang berada di Desa Sepa Batu, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar.

Kapolres polman AKBP Agung Budi Leksono melalui Kasi Humas Polres Polman yang di realese saat dikonfirmasi menuturkan, bahwa banjir bandang tersebut disebabkan karena hujan deras yang terjadi di wilayah Kabupaten Polewali mandar dini hari.

Setelah terjadi hujan deras yang berlangsung sekitar 6 (enam) jam sehingga mengakibatkan Banjir dengan Ketinggian air mencapai 130 Cm.

Baca Juga:  Bag SDM Polres Lebak Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani Periodik Semester I untuk Jaga Kebugaran Personel

BACA JUGA : Kapolres Polman Berikan Paparan Internalisasi Pembangunan ZI Kantor Pertanahan

BACA JUGA : Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Malam Hari, Sat Lantas Polres Polman Laksanakan Blue Light Patrol

Kabag Ops Polres Polman AKP Najamuddin menjelaskan, bahwa setelah mendapat informasi dari masyarakat, Kapolres polman melalui Kapolsek Tinambung bersama anggota turun ketempat terjadinya banjir dan membantu masyarakat untuk mengatasi banjir yang menimpa Desa Sipa Batu, Kecamatan Tinambung.

Adapun akibat dari banjir tersebut beberapa rumah warga tergenang namun berapa jumlah rumah masyarakat yang tergenang banjir belum dapat diketahui.

Akibatnya tejadi kemacetan arus lalulintas di sepanjang Jalan Trans Sulawesi tersebut dan terbawanya material banjir berupa batu, kayu, tanah, lumpur dan lainnya ke lokasi jalan dan pemukiman warga.

Kapolres Polman mengatakan, langkah-langkah yang telah dilakukan yaitu melakukan pengaturan lalulintas di sepanjang jalan yang tergenang banjir, melakukan koordinasi dengan Pemkab setempat guna melakukan evakuasi banjir dan membantu mengevakuasi warga yang rumahnya tergenang banjir.

Baca Juga:  Melalui Rakernis Bidkum 2026, Kapolda Banten Dorong Reformasi Hukum yang Berkeadilan

Sampai dengan saat pukul 18.20 hujan telah berhenti, luapan air telah surut dan jumlah rumah serta jumlah korban material yang dibanjiri air belum dapat di hitung akibat cuaca gelap, lampu atau arus listrik dari PT. PLN masih di padamkan guna hindari bahaya arus listrik.

Kapolres Polman AKBP Agung Budi yang disampaikan melalui Kasi Humas Polres Polman menuturkan, bahwa pihaknya mengimbau kepada warga setempat untuk selalu waspada terhadap potensi timbulnya bencana banjir bandang.

“Selain itu, kepada warga masyarakat yang hendak melintas di jalan raya yang tergenang air tersebut, diharap untuk berhati-hati. Diharap warga untuk selalu waspada terhadap potensi bencana di sekitar lokasi tempat tinggalnya.” tuturnya berpesan.

KOMENTAR
Share berita ini :