Enrekang, Metropol – Jalan poros yang menghubungkan kota Enrekang ke obyek Wisata Lewaja sejak kepemimpinan La Tinro hingga Bupati Muslimin Bando rusak parah dan tidak pernah mendapat perhatian dari pemerintah. Masyarakat yang setiap saat tidak bosan – bosannya bermohon agar jalan yang bak, sungai jika musim hujan ini tidak pernah mendapat prioritas untuk perbaikan.hingga masyarakat mulai jenuh dengan janji – janji pemerintah yang sampai saat ini belum juga diwujudkan. Sementara jalan yang semakin rusak, setiap hari memakan korban 1 sampai 3 orang jatuh karena licin. Pada akhirnya puluhan warga beramai – ramai menanam pohon ditengah jalan dan memblokirnya sehingga masyarakat untuk sementara tidak bisa melewati jalan itu pada Jum’at (13/11)

Mannahuri kepala lingkungan Kukku mengatakan, “aksi yang dilakukan oleh masyarakat ini spontan karena keprihatinan mereka melihat para pengendara yang setiap hari ada saja yang menjadi korban apalagi saat ini musim hujan. Kami bosan dengan janji – janji pemerintah, kalau jalan ini tidak juga diperbaiki, maka kami akan menutup jalan masuk ke permandian lewaja,” tantang Mannahuri.

Ditambahkannya bahwa seharusnya pemerintah memprioritaskan perbaikan jalan Kukku karena satu-satunya jalan yang bisa ditempuh para pengunjung menuju permandian Lewaja, selain itu jalan inipun menghubungkan beberapa Desa dan Kecamatan.

Jufri korlap aksi, yang sudah sering meminta Lurah untuk bertindak, namun menurutnya Lurah tidak bisa berbuat apa-apa.

Terpisah Lurah Lewaja Safruddin Rahman mengatakan bahwa dirinya sudah sering mengajukan permohonan kepada Pemkab untuk perbaikan jalan tersebut. Bahkan terakhir permohonannya sudah disposisi oleh Bupati yang ditujukan kepada Kadis PU. ” Saya baru-baru ini menghadap ke Bupati dan permohonan saya sudah di disposisi ke Kadis PU untuk segera diambil tindakan,” kata Lurah Lewaja.

Bahkan kata Udin, Kadis PU sudah berjanji akan memperbaiki jalan itu bulan ini dengan menggunakan anggaran pemeliharaan jalan,”jelasnya.

(Sry YN)

KOMENTAR
Share berita ini :