Jakarta, Metropol Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri buka puasa bersama masyarakat Sulawesi Selatan se-Jabodetabek di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Kamis, (25/6).

Saat membuka acara tersebut, Wapres Jusuf Kalla mengucapkan syukur bahwa warga Sulsel bisa berkumpul bersama. Jusuf Kalla menyatakan, berkumpulnya warga Sulsel dalam buka puasa kali ini menunjukkan kekerabatan, persahabatan, gotong royong, dan menjaga budaya.

“Itulah gunanya bulan puasa, ketemu, tarawih, halalbihalal, memang hikmah bulan puasa,” kata Wapres.

Acara ini dihadiri ratusan warga asal Sulsel yang tinggal di kawasan Jabodetabek. Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo melaporkan kepada Wapres Jusuf Kalla bahwa pertumbuhan ekonomi di daerahnya meningkat.

“Kami juga ingin melaporkan kepada Pak JK, bahwa Sulsel baru-baru ini mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam hal pengelolaan keuangan daerah. Pencapaian ini merupakan yang kelima kalinya secara berturut-turut dan memecahkan rekor satu-satunya Provinsi yang memperoleh WTP secara berturut-turut selama lima kali,” ujar Syahrul.

Hanya saja, ada sedikit masalah terkait penjualan nikel. “Bukan berarti tidak ada pembelian (nikel), tetapi hanya tertunda. Kalau nikel pulih, tidak ada hambatan di Sulsel sama sekali,” kata Syahrul.

Syahrul juga menyampaikan bahwa Ramadhan berjalan baik di Sulsel. Pemprov Sulsel selalu menjaga ketersediaan bahan pokok selama bulan puasa.

“Ramadhan berjalan baik di Sulsel, sembilan bahan pokok kami jaga, tidak ada kekhawatiran beras, terigu, mentega, minyak, elpiji, variabel sembako kami jaga, hingga obat nyamuk, kami jaga sampai dengan sabun cucinya,” jelas Syahrul.

Selain Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo hadir juga dalam acara tersebut sejumlah tokoh asal Sulsel, di antaranya Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Wakil Ketua Komisi Yudisial beserta anggota DPR RI dan DPRD Sulsel.

(Kamal)

KOMENTAR
Share berita ini :