Tim Labfor Polda Sulsel sedang meneliti bambu ada bercak darah yang ditemukan petugas dirumah milik SDK alias CBG, di Mallawa, Kecamatan Mallusetasi, Barru, Kamis (29/9). Foto: MAP.

Barru, Metropol – Mengungkap pelaku pembunuh terhadap Muh Arti alias Ohara, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) diterjunkan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Mallawa, Kelurahan Mallawa, Kecamatan Mallusetasi, Barru, pada Kamis (29/9) kemarin.

Tim Labfor yang didampingi anggota satuan Reskrim Polres Barru ini mendatangi sejumlah lokasi dan menemukan beberapa benda yang diduga kuat digunakan pelaku untuk menghabisi korban Muh Arti alias Ohara di kediaman SDK alias CBG.

Tidak hanya itu, rumah kayu milik terduga SDK (39) juga langsung di  Police Line oleh pihak Kepolisian setelah pihak Forensik menelisik mulai dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) ditemukannya mayat tanpa kepala hingga ke tempat dimana hilangnya korban Ohara pada hari Sabtu 17 September 2016 lalu.

Kasat Reskrim Polres Barru yang turut bersama Labfor mengatakan, Tim Labfor Mabes Polri Cabang Polda Sulsel diterjunkan guna kembali olah TKP mulai dari ditemukannya mayat dekat persawahan hingga ke tempat dimana korban terakhir dilihat oleh saksi saksi.

“Kita turunkan Tim Labfor Polda untuk olah TKP kembali, dimana korban terahir dilihat oleh saksi-saksi,” terang AKP Nasri, Kamis (29/9) pukul 18.00 waktu setempat.

Dijelaskannya, seluruh alat bukti termasuk benda lainnya yang ditemukan dirumah milik SDK alias CBG kita serahkan ke Labfor untuk diteliti.

“Rumah milik SDK alias CBG kita lansung polis line, karena ada alat bukti ditemukan didalam rumah tersebut. Ada juga alat bukti kita temukan disekitar rumah itu,” tegas AKP Nasri.

(Ahkam Jayadi)

KOMENTAR
Share berita ini :