IMG-20210315-WA0157

Ketua Asosiasi Investor Indonesia Andi Muhammad Irhong N. (Pakai jas), foto ini sebelum Covid-19 melanda dunia.

Jakarta, NewsMetropol – Ketua Asosiasi Investor Indonesia Andi Muhammad Irhong N mengatakan, pesatnya pembangunan industri di Indonesia belum dibarengi dengan kebijakan yang berorientasi lingkungan.

“Faktanya, masih banyaknya kesimpangsiuran kebijakan yang diterapkan Pemerintah Indonesia dalam pembukaan dan operasional lahan tambang serta pembangunan kawasan industri khusus,” ujar pria yang akrab disapa AMIN ini dalam keterangan tertulisnya, Senin (15/3).

Padahal menurut dia, merujuk Peraturan Pemerintah nomor 22 tahun 2021 tentang penyelenggaraan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup sebagai turunan undang-undang cipta kerja atau omnibuslaw, seyogyanya pembangunan tidak berdampak negatif pada lingkungan hidup sekitar.

Untuk itu, pria yang juga merupakan CEO (Chairman) Sawerigading International Group ini menegaskan akan memulai perencanaan pengelolaan kawasan Industri hijau dengan konsep Mega proyek “Green City Industry” di berbagai daerah di Indonesia melalui gagasan langsung sebagai usulan hak paten dari asosiasi investor Indonesia.

Konsep itu lanjut dia, akan diwujudkannya dengan merangkul beberapa partner investor dan tim ahli dari berbagai negara guna mendukung program peduli terhadap pelestarian lingkungan hidup.

“Kami yakin dengan adanya konsep Green City Industri ini dapat membantu pemerintah menemukan solusi pelestarian lingkungan hidup yang berkesinambungan, kepada semua pelaku kegiatan industri agar dapat menyusun konsep industri bermasa depan dan bekerjasama dengan pemerintah menyesuaikan tata ruang menuju industri kota hijau di Indonesia,” ujar Andi Irhong lagi.

Dia pun mengingatkan semua elemen baik pemerintah maupun pengusaha ataupun investor agar mengedepankan prinsip keselamatan manusia dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup dengan segera merespon secara positif keresahan masyarakat sekitar akan ancaman kerusakan lingkungan hidup.

“Kami akan tetap selalu ingatkan kepada pemerintah terkhusus kepada Bapak Presiden Jokowi dan pelaku usaha industri jangan tutup mata apalagi gagal paham tentang bahaya limbah B3 industri, jangan hanya memikirkan keuntungan usaha tapi tidak peduli dengan kesehatan masyarakat, jangan asal membuat perencanaan dengan konsep bisnis tanpa kepedulian akan keindahan kota dan lingkungan hidup yang bermasa depan, sudah saatnya Indonesia untuk lebih maju dari sebelumnya,” jelasnya.

(Red)

KOMENTAR
Share berita ini :