Berita LUTIM

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Timur Drs. La Besse.

Luwu Timur, Metropol – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Timur Drs. La Besse mengatakan Standar Nasional Pendidikan (SNP) merupakan kriteria minimal tentang berbagai aspek yang relevan dalam pelaksanaan sistem pendidikan nasional.

Kata dia, SNP harus dipenuhi oleh penyelenggara dan/atau satuan pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Standar Nasional Pendidikan berfungsi sebagai dasar dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pendidikan dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu,” kata La Besse kepada Metropol, Kamis (26/4) kemarin.

Lanjutnya, Standar Nasional Pendidikan bertujuan menjamin mutu pendidikan nasional dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat. Standar Nasional Pendidikan disempurnakan secara terencana, terarah, dan berkelanjutan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional dan global.

Kepada Metropol, dia juga mengatakan bahwa, seluruh sekolah di Indonesia bercita cita untuk mencapainya, sama halnya di sekolah sekolah yang ada di Kabupaten Luwu Timur.

“Semua bebenah agar sekolahnya berada pada Zona Hijau,” katanya lagi.

Dia menuturkan bahwa, ada delapan Standar Nasional Pendidikan yang menjadi tolak ukur maju tidaknya pendididikan di suatu daerah.

Masih kata La Besse, tingkatan SNP sendiri ada enam kelas mulai dari SNP 1, SNP 2, SNP 3, SNP 4, SNP 5 dan SNP 6. Dari 24 Kabupaten/Kota di Sulsel, ada 3 daerah yang masih berada Zona Kuning dalam artian baru meraih SNP 2, Sedangkan 21 kabupaten kota lainya di Sulawesi Selatan sudah mencapai SNP 3 dalam artian sudah berada pada Zona Hijau.

“Tinggal bagaimana berupaya agar bisa lagi naik Kelas ke jenjang yang lebih tinggi.” Tutur La Besse

Diterangkannya, dari Standar Nasional Pendidikan 3 itu, di 21 Kabupaten kota yang terbaik adalah Kota Pare-Pare dan yang kedua terbaik adalah kabupaten Luwu Timur.

“Alhamdulillah Prestasi yang kita raih ini adalah bukan suatu hal yang mau dibanggakan, tapi perlu diketahui ke masyarakat, kepada teman teman saya tenaga pendidikan dan lainnya bahwa seperti ini fakta kita bahwa kita mampu bersaing dengan kabupaten kota lainnya,” terangnya.

Dia menyebutkan, keberhasilan itu merupakan keberhasilan seluruh pihak yang  terkait, terutama guru, kepala sekolah dan tenaga pendidikan lainya.

“Karena berkat kerja kerasnya sehingga Kabupaten Luwu Timur bisa meraih Standar Nasional Pendidikan 3 dan berada pada urutan 2 terbaik dari 21 kabupaten/kota se Sulawesi Selatan,” tutup La Besse.

(A Ade/Lily)

KOMENTAR
Share berita ini :