Warga dan TNI bergotong royong meratakan tanah lapangan sekolah.

Buton, Metropol – Gotong royong merupakan salah satu kearifan lokal yang dimiliki Bangsa Indonesia. Melalui gotong royong pula, interaksi antara sesama manusia terjalin.

Seperti halnya interaksi yang terjadi antara personel Satgas TMMD ke 98 Kodim 1413/Buton dengan Warga di dua Kecamatan sasaran pelaksanaan TMMD tersebut.

Hariyanto warga Desa Labuandiri Kecamatan Siotapina kepada Metropol mengatakan, interaksi yang terjalin antara warga  desa dengan Satgas TMMD menimbulkan kesan tersendiri bagi warga desa.

“Selama ini warga agak segan bahkan takut kepada tentara karena kabarnya tentara itu kejam,” ujar Harianto, Rabu (12/4) kemarin.

Pendapat yang sama juga disampaikan oleh Suwandi, warga Desa Sumber Sari yang mengakui kepribadian personel TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD Kodim 1413/Buton sangat pengertian, toleran dan santun.

“Bapak-bapak tentara ini ternyata suka menolong, ramah dan tidak galak-galak seperti yang diberitakan,” ujarnya.

Seperti diketahui, dalam menyelesaikan sasaran fisiknya, Satgas TMMD selalu bergotong royong dengan warga desa setempat.

Begitu pula dalam penyelesaian sasaran non fisik, terlihat personel Satgas TMMD menjalin komunikasi yang sangat baik dengan warga desa sasaran.

Bahkan untuk mempererat rasa kekeluargaan dan meningkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat, Pimpinan TNI telah menginstrusikan agar personel Satgas TMMD menginap di rumah-rumah warga.

(M. Daksan)

KOMENTAR
Share berita ini :