IMG-20251231-WA0005
Reporter : Rumiyadi | Editor : Widi Dwiyanto

SERANG, NEWSMETROPOL.id – Menjelang pergantian tahun baru masehi 2026, Forkopimcam Pamarayan bersama MUI Pamarayan menggelar istigotsah di Masjid Agung Al Hakim beralamat di Desa Pamarayan, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Selasa (30/12/2025).

Kegiatan istigotsah yang bertemakan “Bersama Untuk Keselamatan Indonesia” ini bertujuan untuk saling menghormati dan menghargai antar sesama, terutama untuk warga Indonesia yang saat ini terkena bencana banjir di Sumatera Utara, Aceh dan daerah lainnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Camat Pamarayan Siti Komariah, SH., M.Si., Ketua MUI Pamarayan H. Tata Suharta, S.Pd.i., Sekretaris MUI Moh. Nasir, Bendahara MUI Dr. Dadang, Kapolsek Pamarayan diwakili Kanit Provos Aiptu Suyatno, SH., dan Kanit Intelkam Aipda Fadjar Nurzaman, SH., Ketua Apdesi Pamarayan Anis Puad, Kepala Desa Kp. Baru Urdin, Pj. Desa Damping A. Ahdi Alfazri, S.Pd., Pengurus MUI Pamarayan, Jajaran Pemerintah Kecamatan Pamarayan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat Pamarayan.

Camat Pamarayan, Siti Komariah, SH., M.Si., mengatakan, adanya acara istigotsah ini untuk menyambut pergantian tahun baru agar tidak berlebihan, juga untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Baca Juga:  APTRI Gelisah, Industri Gula Mengalami Tekanan Berat

“Kegiatan ini suatu sebagai bentuk emapati kepada saudara kita yang sedang berduka di Sumatera Utara dan Aceh yang terkena bencana banjir pada bulan lalu,” ucap Kokom.

Oleh sebab itu, lanjutnya, istigotsah ini menjadi tradisi menjelang tahun baru, untuk meripes diri agar lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kecamatan Pamarayan agar menyambut pergantian tahun baru ini tidak berlebih. Sesuai dengan edaran Bupati Serang, bahwa pada saat malam tahun baru dilarang menyalakan petasan, kembang api, minum-minuman keras, agar di lingkungan Pamarayan tetap terjaga kondusifitas,” katanya.

“Saya akan terus monitoring bersama Kapolsek dan Danramil Pamarayan untuk bisa memberikan keamanan dan kenyamanan agar tetap kondusif. Saya juga menghimbau kepada pengedar minuman keras khususnya dilingkungan Pamarayan agar tidak lagi berjualan. Demi terciptanya Pamarayan aman, nyaman dan kondusif,” tambahnya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pamarayan, H. Tata Suharta menyampaikan kegiatan istigotsah ini ini bertujuan untuk mendoakan keselamatan negara Indonesia.

Baca Juga:  Tabrakan Beruntun di Jalan Raya Niki-niki TTS, Satu Pelajar Meninggal Dunia

“Alhamdulilah acara istigotsah kali ini bertujuan untuk keselamatan negara kita karena di Desember ini dari tahun ke tahun terkena musobah. Maka dari itu kami dari MUI Pamarayan bersama Forkopimcam Pamarayan menyambut tahun baru dengan acara istigotsah untuk keselanatan,” ujarnya.

H. Tata mengatakan, kedepan istigotsah ini akan menjadi agenda tahunan, karena pada tahun yang lalu bersama pemerintah kecamatan juga mengadakan istigotsah akan tetapi hanya dengan para pejabatnya saja, sedangkan untuk di tahun ini telah ada masjid agung sehingga istigotsah dilakukan bersama masyarakat.

“Saya berpesan kepada masyarakat, dalam menyambut tahun baru ini lebih ideal kita mengadakan istigotsah, apalagi pada saat ini ada saudara kita di Sumatra Utara, Sumatera Barat dan Aceh yang masih terkena dampak musobah bencana bajir,” katanya.

“Saya mengajak kepada semuanya, di musholah, mesjid, dan masjid taklim. Mari menyambut tahun baru ini dengan istigotsah, pungkasnya.

KOMENTAR
Share berita ini :