Penari Kolosal saat meramaikan acara penutupan kegiatan TMMD ke 103 Buton Tengah TA. 2018 di Lapangan J Wayong, Kelurahan Watulea, Kecamatan Gu, Buton Tengah, Selasa (13/11).
Labungkari, NewsMetropol – Program Tentara Manunggal Membangu Desa (TMMD) 103 Buteng Kodim 1413/Buton TA. 2018 resmi ditutup.
Danrem 143/HO Kolonel Arm. Dedi Nurhadiman, S.I.P. memimpin upacara penutupan kegiatan TMMD ke 103 Buton Tengah TA. 2018 di Lapangan J Wayong, Kelurahan Watulea, Kecamatan Gu, Buton Tengah, Selasa (13/11).
Menariknya, dalam kegiatan penutupan kegiatan TMMD itu, sekitar 200 orang siswi dari perwakilan SD se Kecamatan Gu dan SMP Negeri 1 Buton Tengah turut berpartisipasi.
Mereka mempersembahkan Tari Linda dan Tari Panen Jambu Mente untuk menyemarakan sekaligus menghibur segenap tamu undangan, peserta upacara dan warga Buteng.
Dalam kesempatan ini Helda Sari Yuyun, S.Pd., salah satu guru SMP N 1 Gu yang bertindak selaku pelatih tari mengatakan seni tari tradisional yang akan ditampilkan ini bertujuan untuk mengengangkat dan memperkenalkan budaya daerah di tingkat nasiaonal,” ungkapnya
Lebih lanjut dia merasa bangga dan sangat bersyukur bisa turut serta memeriahkan acara besar ini.
“Alhamdulillah semua bisa berjalan lancar dan maksimal, terimakasih kepada pemda dan TNI yang sudah memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada kami untuk turut serta dalam kegiatan berskala nasional ini,” terang Helda.
Penampilan kesenian daerah ini mendapat apresiasi yang luar biasa dari seluruh pengunjung yang memadati Lapangan J. Wayong.
(M. Daksan)
