Jakarta, Metropol – Pada tahun 2016 diprediksi ekonomi nasional akan tumbuh 5%. Sementara logistik diperkirakan akan rumbuh secara segnifikan. Pertumbuhan ini seiring dengan tumbuhnya bisnis regional. Sehingga PT MTI dan ALFI mengadakan kerjasama bidang jasa pelayanan.

Dirut PT MTI mengutarakan, sangat menghargai keejasama ini dengan DPP Asosiasi logistik dan Forwarden Indoneaia (ALFI) untuk menekan biaya logiatik. Demikian dikatakan Toni Hajar Andenowodih selaku dirut saat penandatangani kerjasama (MoU) dengan ALFI di Jakarta, Senin (20/16), dengan ketua umum DPP ALFI Yukki Nugrahawan Hanafi. Hadir pula Komut PT MTI, Gabungan ekapor Indonesia (GPEI) dan anggota Direksi PT Pelabuhan Indonesia II.

Tingginya ongkos logostik saat ini disebabkan distribusi barang tidak efisien. Karena banyak proses produksi dan distribusi.

“Kerjasama diharapkan agar kargo komoditi impor dan ekspor yang dijalankan ALFI bisa memanfaatkan fasilitas MTI yang ada,” kata Toni Hajar A.

Dilain pihak Yuki Nugrahawan Hanafi mengatakan, kerjasama ini diperlukan oleh perusahaan Forwarder anggota ALFI DKI. Banten maupun dari Jawa Barat untuk menggunakan fasilitas MTI.

Sedangkan DPP ALFI mengantisipasi kebutuhan pasar domestik dan internaaional soal ketersediaan fasilitas pergudangan dan lapangan penumpukann di pelabuhan Tanjung Priok yang perlu penataan yang baik.

PT MTI dan ALFI akan fokus dalam pemasaran dan pelayanan logistik secara bersama untuk mengoptimalkan gudang dan lapangan penumpukan yang disediakan MTI.

(Delly.M)

KOMENTAR
Share berita ini :