Lebak, Metropol – Hadirnya PT. HPL (Pertiwi Lestari) di desa Cigemblong Lebak, bukannya menguntungkan masyarakat sekitar, yang ada justru malah membuat puluhan warga mengalami kerugian, karena dengan seenaknya menguasai lahan-lahan penduduk secara sepihak. Ironisnya saat lahan itu dikuasai oleh Perusahan, H. Ahmad oknum  Kepala Desa menjualnya kembali kepada masarakat lainnya.

Dari hasil penelusuran  Metropol masyarakat sekitar menjadi resah atas penyerobotan atau penguasaan sepihak ini, karena sama sekali tidak ada uang ganti rugi. Semua lahan produktif, pesawahan maupun ladang kebun milik warga dibabat habis.

Salah seorang warga yang enggan disebut namanya mengatakan, “sawah milik saya kena longsoran, dan tidak bisa ditanami lagi, bagaimana bisa memanennya sudah dipenuhi tanah, saya tidak dapat ganti rugi pula. Lalu saya mesti mengadu kepada siapa? Karena aparat desa sudah mendapat posisi di perusahaan, mana mungkin mau membela kami selaku warganya. Jangankan dapat ganti rugi, mau lewat sawah atau kebun sendiri selalu dilarang oleh satpam,” kata warga  memelas.

Dilihat dari kondisi  yang dilapangan, nampaknya pihak Managemen perusahaan seolah menutup mata dan tidak tanggap, karena setiap persoalan yang terjadi di lapangan tidak pernah diselesaikan. Dihawatirkan persoalan ini menjadi bongkahan  gunung es yang suatu saat dapat meledak menjadi masalah besar. Karena masyarakat telah dirampok haknya oleh PT. Pertiwi Lestari.  (Harun/Sobari)

KOMENTAR
Share berita ini :