Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Muna Barat La Ode Hidayat.

Mubar, Metropol – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Muna Barat (Mubar) La Ode Hidayat mengatakan program Gala Desa di wilayahnya akan mempertandingkan 6 cabang olahraga.

“Ada enam cabor yakni Sepak Bola, Takraw, Bola Volly, tenis meja, bulutangkis dan atletik,” ujar Kadispora Mubar kepada Metropol melalui sambungan selulernya, Rabu (23/8).

Lanjut Hidayat, ke enam cabor tersebut akan dibagi dalam beberapa kelas yaitu Atletik untuk SD dan SMP, Sepak Takraw untuk Umum dan SMP, Sepak Bola untuk Umum, Bola Volly untuk Umum, Bulutangkis untuk kelas SMP serta Tenis Meja untuk kelas SD.

Kadispora menuturkan ke enam cabor tersebut akan mulai dipertandingkan pada tanggal 25 Agustus mendatang di tiga lokasi yakni di Kecamatan Lawa, Kecamatan Kusambi dan Kecamatan Tiworo.

“Untuk Bola Voly dan Sepak Takraw itu di Kecamatan Lawa, Sepak Bola, Bulutangkis dan atletik akan digelar di Kecamatan Kusambi sedangkan di Tiworo itu Tenis Meja. Pembukaan akan digelar di Desa Guali Kecamatan Kusambi,” imbuhnya.

Kata dia, pemilihan ke enam cabor tersebut untuk dilombakan karena Kabupaten Muna Barat memiliki bibit-bibit atlet potensial yang dapat dikembangkan sehingga dapat meraih prestasi pada tingkat yang lebih tinggi.

“Dari sebelas kecamatan yang ada, saya yakin akan ada atlet berprestasi yang lahir melalui program ini,” ujarnya lagi.

Hidayat juga menambahkan sesuai dengan tema lomba yakni “Dari Mubar Menuju Pentas Dunia”,  pihaknya akan mendorong agar Mubar mampu melahirkan atlet yang dapat berkiprah di kancah nasional maupun internasional.

Sebagaimana diketahui program Gala Desa merupakan bentuk peran dan tanggungjawab pemerintah dalam mengembangkan keolahragaan nasional yang berbasis pedesaan.

Program ini merupakan program Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui ajakan “Ayo Olahraga” pada tahun 2017 yang bersinergi dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Ayo Olahraga dalam program Gala Desa ini bersifat kompetisi yang dikemas secara profesional dengan melibatkan berbagai pihak terkait sehingga program ini berdampak secara masif dan mengena di berbagai segmen masyarakat untuk dapat berpartisipasi aktif dalam berolahraga, baik secara individu atau kelompok.

(M. Daksan)

KOMENTAR
Share berita ini :