Kapolres Tator AKBP Julianto P Sirait, SH, SIK, didampingi Kasatreskrim AKP Jon Paerunan, SH.
Tator, NewsMetropol – Kapolres Tator AKBP Julianto P Sirait., SH., SIK, mengatakan, sejak Januari 2018, pihaknya telah berhasil mengungkap 6 kasus pencabulan terhadap anak.
Kata dia, capaian itu merupakan bukti bahwa dirinya memiliki komitmen untuk memberi perhatian khusus atas tingginya angka kekerasan seksual terhadap anak dalam wilayah hukumnya.
Menurut AKBP Julianto P Sirait., SH., SIK, tingginya angka kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi di wilayah hukum Polres Tator menginspirasi pihaknya untuk memberi perhatian kepada anak sebagai korban pasca kejadian.
“Jadi tidak hanya menangani para terduga pelaku dalam pengungkapan dan penuntutan tetapi juga pada anak sebagai korban pasca kejadian,” ujarnya kepada NewsMetropol, Selasa (30/1)
Oleh karenanya kata dia, Polres Tator akan melakukan pendampingan terhadap kondisi psikis yang bersangkutan dan nantinya akan dibujuk untuk didampingi psikolog.
Julianto menghimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dan waspada ketika akan naik kendaraan umum.
“Apabila ada masyarakat yang melihat atau menjadi korban dalam angkutan umum, agar segera melapor ke kantor Polisi terdekat,” harapnya.
Dirinya juga meminta peran serta orang tua untuk terus dan tidak berhenti melakukan pengawasan terhadap perkembangan anak-anaknya.
“Pihak Kepolisian juga akan menggandeng stakeholder terkait untuk lebih memberikan perlindungan terhadap kasus-kasus yang korbannya adalah perempuan dan anak,” terang Kapolres Tator.
Dia menegaskan, bahwa kasus yang sedang ditangani sekarang, tetap lanjut sampai ke meja hijau untuk mendapatkan kepastian hukum.
“Tidak ada perdamaian dan penangguhan sebagai upaya penjeraan,” tegas AKBP Julianto P Sirait, SH., SIK.
(FB)
