Jakarta, Metropol. – Sungguh malang nasib Rosi, penjual aksesoris motor dan tambal ban pinggir jalan di wilayah trotoar, tak jauh dari lapak penjualan kaca mobil miliknya juga, kurang lebih 5 meter.

Bertepatan pada saat itu Metropol berteduh diwarung kopi yang bersebelahan dengan lapak Rosi, sembari menunggu hujan reda, tiba-tiba dikejutkan dengan suara teriakan, hilang, hilang barang jualan gue hilang, ludes semua, sambil mondar mandir kebingungan. Rosi menghampiri pedagang yang tak jauh dari tempatnya berjualan dan bertanya, “apa melihat orang yang angkat jualan saya,” katanya, 11/2 2015.

“Saya lagi melayani pembeli kaca dilapak satunya, tidak sampai 1 jam aksesoris motor, scot light, ban dalam, serta kunci-kuncinya hilang. Anehnya kenapa scot lightnya disisain lima lembar, nggak di colong aja semuanya,” ujar Rosi kesal.

Sambil menunjukan tempat kenyadian, “ya udalah, namanya juga berjualan dipinggir jalan, “ini resikonya. Memang kehilangan hal yang biasa, tapi sangat menyakitkan juga rasanya mbak,” paparnya kepada Metropol sambil menarik napas panjang. (Lulu)

KOMENTAR
Share berita ini :