Kodim Nunukan Gelar Rangkaian Kegiatan

Kasdim 0911/Nunukan, Mayor Inf Biringallo.

Nunukan, Metropol – Komandan Kodim 0911/Nunukan, Letkol Czi Abdillah Arif melalui Kasdim 0911/Nunukan, Mayor Inf Biringallo, mengatakan, pihaknya menggelar berbagai kegiatan positif dan langsung menyentuh masyarakat digelar dalam rangka memperingati hari Juang Kartika tahun 2017.

Seperti kegiatan dilakukan hari ini di kantor PMI Nunukan di Kelurahan Nunukan Utara, Kabupaten Nunukan, Kodim/0911 Nunukan menggelar kegiatan bakti sosial donor darah, khitanan dan juga pengobatan massal.

“Peringatan hari Juang Kartini ini adalah tanggal khusus Korps Infanteri TNI AD untuk mengenang pertempuran Ambarawa. Sebelum menjadi hari Juang Kartika, nama sebelumnya adalah Hari Infanteri,” jelasnya kepada Metropol, Selasa (12/12).

Kasdim menjelaskan, awal mulai dari pertempuran Ambarawa ini adalah ketika Perjuangan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang dipimpin oleh Jenderal Soedirman pada pertengan Desember 1945 yang membuat tentara sekutu terjepit dan akhirnya mundur dari Ambarawa menuju Semarang.

Walaupun pada saat itu, para anggota TKR dihadang dengan seluruh kekuatan persenjataan yang modern serta kemampuan taktik dan strategi sekutu, para pejuang TKR tidak sedikit pun merasa gentar.

Baca Juga:  Panglima TNI Pimpin Upacara Penyerahan Jenazah dan Ikuti Upacara Pemakaman Wapres ke-6 RI

“Mereka tetap melancarkan serangan dengan gigih seraya melakukan pengepungan ketat di semua penjuru kota Ambarawa. Dengan gerakan pengepungan rangkap ini sekutu-sekutu pada saat itu benar-benar terkurung,” kata Kasdim menceritakan awal pertempuran Ambarawa.

Dengan perjuangan yang gigih dari para pasukan TKR pada saat itu, tepatnya pada tanggal 15 Desember 1945, pertempuran itu akhirnya berakhir dan kemenangan gemilang di raih oleh para pasukan TKR.

Kemenangan itu merupakan usaha dari Panglima Besar Jenderal Soedirman yang kemudian diabadikan dalam bentuk monument Palangan Ambarawa.

“Awalnya TNI AD memperingati hari tersebut sebagai Hari Infanteri, namun berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 163/1999, Hari Infanteri kemudian diganti dengan nama Hari Juang Kartika,” imbuhnya.

Dalam peringatan kali ini kata dia, kegiatan donor darah dan juga khitanan ini sebagai tujuan untuk mendukung program pemerintah dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Baca Juga:  Kasum TNI Buka Rapat Koordinasi Personel TA 2026

“Dengan menyumbangkan darah berarti kita telah menyelamatkan orang lain, setets darah yang kita sumbangkan sangat berarti bagi keselamatan jiwa. Kalau di tinjau dari aspek kesehatan, juga memiliki manfaat bagi si pendonor yaitu meningkatkan produksi sel darah merah dan membantu penurunan berat badan,” tutupnya.

Jumlah peserta pelaksanaan Baksos Donor Darah 72 orang khitana 21 orang, pengobatan umum 177 orang.

Kegiatan bakti sosial donor darah, khitanan dan juga pengobatan massal yang bertemakan “Manunggal Dengan Rakyat TNI Kuat” diikuti oleh 200 orang warga.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Pasi Ops Lanal Nunukan Kapten Laut (P) Deni Purnama, Dokter Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 621 Manuntung Letda ckm Eka Prasetyo, Perwakilan kantor Imigrasi Nunukan Hadi Krisdiantoro, Ketua PMI Nunukan Haeruddin Rauf, Perwira Staf Kodim 0911/Nunukan, Wakil Ketua Persit Cabang LVIII Kartika Chandra Kirana Ny.Norly B,serta para prajurit TNI AL maupun darat.

(Guntur)

KOMENTAR
Share berita ini :