Jakarta, Metropol – Pusat Institut Lembang Sembilan (IL-9) mengadakan pengukuhan pengurus masa bhakti 2015-2020. Acara pengukuhan berlangsung di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (14/06/2015).

Mohammad Alwi Hamu mengukuhkan pengurusnya berdasarkan hasil musyawarah nasional pada bulan Maret 2015 bertempat di Hotel Borobudur dan dibuka oleh Wakil Presiden RI M. Jusuf Kalla.

Acara diawali dengan sambutan Tarian Gelombang. Tidak kurang dari 150-an tamu dan undangan termasuk kolega serta simpatisan IL-9 hadir dalam pengukuhan pengurus lembaga yang didirikan HM Jusuf Kalla dan HM Alwi Hamu bersama kawan-kawan sejak tahun 2003 ini, di antaranya Menteri Perencanaan Pembangunan Dr Adrianof Chaniago yang memberikan sambutan, kemudian hadir pula Prof Dr Salim Said, Dr Muchtar Pabottingi, Prof Dr Mashadi Said, Sattar Taba, Zainal Bintang, Muchtar Amma, Bobby Patompo, Fiam Mustamin sebagai Ketua Panitia, dan Eva Kusuma Sundari sebagai Sekretaris Jenderal.

Alwi Hamu, memulai sambutannya dengan berkisah historis Institut Lembang 9 yang didirikannya bersama tokoh-tokoh seperti H. M. Jusuf Kalla, Tanri Abeng, Muhammad Abduh, Syahrul Udjud, M. Aksa Mahmud, Ahmad Kalla dan Mohammad Taha di rumah BapakH. M. Jusuf Kalla Jl. Lembang No. 9 Menteng Jakarta Pusat.

“Tujuan pendirian IL-9 adalah untuk menelaah dan menata kembali ekonomi negara kita,“ jelas Alwi Hamu

Selain itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Kepala Bappenas Dr. Andrianof Chaniago memuji gerakan aktivitas kajian-kajian Institut Lembang 9 dan berharap IL-9 lebih giat serta produktif. Banyak persoalan bangsa yang belum selesai dan masih butuh kajian-kajian terutama di bidang ekonomi, politik dan budaya menuju Indonesia Hebat,“ kata Andrianof.

Pengukuhan Pengurus Institut Lembang 9 Periode 2015-2020 ini dirangkaikan dengan peluncuran buku karya sastrawan nasional Aspar Paturusi berjudul Perahu Badik Membaca Laut (Reading the Sea) yang dibahas oleh Maman S. Mahayana pengajar di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia.

Sebelum ditutup. Para tokoh bergantian mengisi hiburan di panggung dengan membaca puisi-puisi Aspar Paturusi. Mulai dari Aspar Paturusi bersama istri dan anaknya Laksmy Aspar dan Amika Aspar, disusul Andrianof Chaniago, H. Mohammad Alwi Hamu, Muchtar Pabottingi, dan ditutup doa bersama.

(MP/SM)

 

KOMENTAR
Share berita ini :