Enrekang, Metropol – Bertempat diruang pola Bupati, peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Acara dihadiri oleh seluruh unsur Muspida, para Asda, Kadis, Camat, Kades hingga pegawai.

Bupati Enrekang Drs. H. Muslimin Bando, M.Pd dalam sambutannya mengatakan, “banyak hal yang wajib di teladani dari sifat Rasulullah, sifat kepemimpinannya yang mengedepankan keadilan dan kemanusiaan, kejujurannya. Kesederhanaannya adalah sifat terpuji yang tak ada bandingnya,” ujarnya.

Oleh karena itu Bupati menghimbau kepada seluruh jajarannya untuk meneladani sifat itu jika ingin selamat dari perbuatan tercela. “Seorang abdi Negara harus hidup sederhana seperti Rasulullah agar kita tidak mengambil yang bukan hak kita untuk memenuhi kebutuhan kita yang serba mewah. Intinya seorang pemimpin seyogianya selalu berpedoman pada sifat Rasulullah jika ingin selamat dunia akhirat,” kata Bupati.

Ditempat terpisah di Masjid Nurul Amanah Makopolres Enrekang, Kapolres AKBP Leo Joko Triwibowo, S.Ik. beserta jajarannya juga melakukan hal yang sama. Kapolres dalam sambutannya tidak henti-hentinya memperingati jajarannya agar bekerja sesuai tugas dan fungsinya. Mengingat banyaknya kasus kejahatan yang terjadi akhir-akhir ini yang membuat Kapolres merasa miris.

Sudah sebegitu bejatkah moral kita sehingga raskin yang seharusnya menjadi hak masyarakat miskin harus diselewengkan. Sudah tak ada hatikah kita sehingga begitu tega menganiaya ayah kandung kita sendiri,” kata Kapolres dengan nada sedih.

Kasus itu adalah satu dari sekian banyak kasus kejahatan yang saat ini tengah ditangani oleh jajaran Polres Enrekang. Itulah yang mendasari Kapolres selalu melakukan pembinaan mental terhadap jajarannya. Penampilan sederhana sang Kapolres dan Istri mendapat tempat tersendiri di hati para anggotanya.

Mungkin Kapolres ingin menerapkan kehidupan Rasulullah di zaman sekarang. Kata salah seorang anggota Bhayangkari yang kagum melihat sosok Bang Leo begitu dia di sapa akrab oleh wartawan. Pada acara peringatan maulid ini Kapolres mendatangkan penceramah Ustadz H. amir Mustafa, LC, M.Pd. Pimpinan pondok pesantren Rahmatul Asri Maroangin.

Intinya peringatan maulid yang dilakukan oleh dua institusi penting di Kabupaten Enrekang ini adalah untuk menumbuhkan rasa cinta kita kepada Rasulullah secara berkesinambungan dengan selalu bershalawat dan mengikuti Sunnah-Sunnahnya. (Sry YN)

KOMENTAR
Share berita ini :