Pangdam IX Udayana Panen Raya di Lobar foto

Panglima Kodam lX/Udayana Mayor Jenderal TNI Komarudin Simanjuntak saat menghadiri Panen Raya Padi di Dusun Batu Rimpang, Desa Badrain Kecamatan Narmada Lombok Barat Kamis (7/9).

Lobar, Metropol – Panglima Kodam lX/Udayana Mayor Jenderal TNI Komarudin Simanjuntak menegaskan, pihaknya akan bekerjasama dengan instansi terkait dalam mengawasi penetapan harga yang dikeluarkan oleh pemerintah.

“Kalau ada yang terbukti korupsi, tinggal ditindak tegas. Karena NTB merupakan bagian dari kedaulatan pangan nasional,” ujar Mayor Jenderal TNI Komarudin Simanjutak saat menghadiri Panen Raya Padi di Dusun Batu Rimpang, Desa Badrain Kecamatan Narmada Lombok Barat Kamis (7/9).

Lanjutnya, TNI telah berkomitmen untuk melakukan pengawasan, mulai dari pendistribusian pupuk bibit hingga penyerapan produksi petani.

Baca Juga:  Wujud Kemanunggalan TNI : Prajurit Yonif 407 PK Evakuasi Warga Terdampak Tanah Bergerak di Padasari Tegal

“Tujuannya agar program swasembada pangan di Negara Republik Indonesia ini dapat terwujud sesuai dengan target yang ditetapkan pemerintah,” ujarnya lagi.

Mayjen TNI Komarudin menambahkan, untuk penetapan harga produksi yang ditawarkan pemerintah dalam hal ini Bulog kepada para petani, pemerintah akan bekerja sama dengan instansi terkait untuk melakukan pengawasan,agar seluruh kegiatan produksi pertanian berjalan dengan baik.

Untuk itu, dirinya mengajak seluruh stakeholder baik dari lembaga pemerintahan, TNI maupun masyarakat petani di NTB untuk bersama-sama berkomitmen dalam mewujudkan kedaulatan pangan yang mampu mensejahterakan rakyat.

Panen Raya yang diselenggarakan Kelompok Tani Desa Badrain itu juga dihadiri Wakil Gubernur NTB Muhammad Amin, Asisten II Setda Lombok Barat Poniman Anggota Forkopimda NTB dan Lombok Barat serta pejabat lingkup Pemprov NTB dan Lombok Barat.

Baca Juga:  Mabes TNI dan Kementerian Kelautan dan Perikanan Teken MoU Sektor Kelautan dan Perikanan

Acara juga diisi dengan sesi dialog dan penyerahan bantuan berupa motor Viar, bibit silagung, alat penyemprot dan lainnya.

Mayjen TNI Komarudin mengingatkan bahwa, kalaupun TNI tidak membantu rakyat dosanya berkarung karung bahkan berhektar hektar sesuai seluas tanaman padi di negeri ini.

(Rahmat)

KOMENTAR
Share berita ini :