Makassar, NewsMetropol – Panglima Kodam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka mengatakan kehadiran satuan teritorial di tengah masyarakat salah satunya dimaksudkan untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Untuk itu kata dia, pembangunan markas satuan teritorial di setiap daerah merupakan sebuah keniscayaan demi tewujudnya sinergitas antara pemangku kepentingan.
“Termasuk di Kabupaten Bombana, yang tadinya masuk dalam Kodim 1413/Buton namun terpisah oleh jarak yang cukup jauh dengan pusat pemerintahan kabupaten Bombana,” ujar Pangdam Hasanuddin kepada NewsMetropol, Jum’at (19/3).
Lebih jauh Mayjen Andi mengatakan secara geografis wilayah Kabupaten Bombana dan Markas Kodim 1413/Buton terpisah oleh lautan karena Kabupaten Bombana terletak di daratan Pulau Sulawesi sedangkan Makodim Buton terletak di Pulau Buton.
“Ini menjadi kurang optimal dalam menjalankan sinergitas dan koordinasi antara pemangku kepentingan,” ujarnya lagi.
Mantan Danrem 143/HO itu menambahkan pembentukan Kodim Bombana juga merupakan upaya mengoptimalkan pembinaan teritorial di wilayah Kodam Hasanuddin khususnya di wilayah Korem 143/Halu Oleo.
“Bisa dibayangkan Korem 143/HO yang menaungi wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara yang kini mengcover 15 Kabupaten dan 2 Kota tapi hanya terdapat 5 Kodim. Untuk itu kami melihat urgensinya adalah agar pembinaan teritorial lebih optimal,” jelasnya.
(Jamal)
