Poso, Metropol – Operasi pengejaran teroris kelompok Santoso oleh aparat Polda Sulteng akan kembali digelar pada awal Mei 2015 mendatang dengan sandi “Operasi Aman Maleo”.

Operasi penegakan hukum tersebut dilakukan menyusul akan berakhirnya masa Latihan Gabungan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI di wilayah Pegunungan Biru, Kecamatan Poso Pesisir, Jumat mendatang (17/4/2015).

Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Brigjen Polisi Idham Azis dalam kunjungan kerjanya di Poso, Rabu (15/4/2015) menyatakan, upaya pengejaran terhadap kelompok teroris pimpinan Santoso tidak akan berhenti. Sebelum sisa para buronan yang berjumlah 18 orang berhasil ditangkap.

“Masih ada 18 DPO lagi yang masih kita kejar. Dari 20 orang yang sebelum menjadi DPO, dua di antaranya Daeng Koro dan Farid sudah ditangkap,” ungkap Idham.

Kapolda menjelaskan, kekuatan personel akan tidak jauh berbeda dengan operasi Camar Maleo yang telah digelar sebelumnya. Ada 1.000 personel Brimob yang diterjunkan di sana.

Operasi ini akan berlangsung selama dua bulan ke depan, atau hingga Juni 2015. Diharapkan dalam periode itu, kelompok teroris jaringan Santoso dapat ditumpas habis.

“Sekarang masih tersisa kelompok Santoso. Artinya Polri masih memiliki pekerjaan untuk memburu dan menumpas habis hingga situasi keamanan di Poso betul-betul pulih dari segala bentuk teror,” kata Idham.

(MP)

KOMENTAR
Share berita ini :