Aksi unjuk rasa Aliansi Masyarakat Nelayan Bangka Belitung, di Depan Komplek Perkantoran Gubernur Babel, Airitam, Jumat siang (29/12).
Pangkalpinang, Metropol – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Nelayan Bangka Belitung melakukan aksi unjuk rasa di Depan Komplek Perkantoran Gubernur Babel, Airitam, Jumat siang (29/12).
Aksi unjuk rasa tersebut digelar Nelayan Babel dalam rangka menentang maraknya pertambangan laut yang menggunakan kapal isap produksi.
“Laut adalah sumber kekayaan kita, yang mana nelayan mencari nafkah dari situ. Maka kami minta pada pihak-pihak yang ada agar menyetop pertambangan laut,” teriak salah satu demonstran melalui corong pengeras suara.
Menyikapi aksi unjuk rasa warga itu, pihak Kepolisian Resort Pangkalpinang terlihat sigap melakukan tindakan antisipatif sehingga aksi tersebut tidak menimbulkan ekses negatif bagi warga.
“Iya, pagi tadi kita sudah mendapatkan surat dari Polda Babel soal ini, dan sudah kita amankan agar berjalan tertib,” kata Kapolres Pangkalpinang, AKBP Noveriko A Siregar, SIK, melalui Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Raspandi.
Menurut Kabag Ops, warga nelayan datang dengan massa yang berjumlah sekitar ratusan orang dan diangkut menggunakan beberapa bus yang diparkir di depan Komplek Perkantoran Gubernur.
“Mulai pagi tadi jam 08.00 wib, massa sudah mulai datang dan dari pihak kita juga telah siaga sekitar 100-an anggota untuk mengamankan aksi unjuk rasa ini, agar tertib, sudah dulu bang ya, saya mau ikut atur jalur massa,” tandas Kabag Ops.
(Lukman Hakim)
