Camat Panggarangan, Wijayanto Yantika, S.Sos.MSi., (tengah baju batik) saat acara Isra Miraj
Lebak, Metropol – Pemerintah Kecamatan Panggarangan merayakan Isra Miraj yang dilaksanakan di aula UPT Pendidikan Kecamatan Panggarangan, dihadiri para Ibu Majlis Ta’lim, para Kepala Desa dan jajaran Muspika, Senin (24/4).
Sebelum dimulai Taushiah, acara istighosah dan dzikir terlebih dahulu, lalu diteruskan beberapa sambutan.
Ketua Pelaksana, Ahdi Hidayat M, MPd., dalam sambutannya mengatakan, ucapan terima kasih kepada seluruh donator, para kepala desa, para guru yang turut mendukung acara.
“Tidak lupa juga saya ucapakan terima kasih kepada anggota DPRD Kabupaten Lebak, Ari Pramudiya yang hadir di kesempatan ini,” kata Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Panggarangan ini,.
Ditambahkan Ahdi, “Alhamdulilah terselenggaranya acara tidak meminta dana bantuan dari pengusaha. Ini murni dari partisipasi para guru dan kepala desa di Kecamatan Panggarangan,” ungkapnya.
Pada kesepatan yang sama Camat Panggarangan, Wijayanto Yantika, S.Sos.MSi., juga memberikan sambutan. Ia mengatakan, ucapan trimakasih kepada seluruh panitia atas terselenggaranya Isra Mi’raj dan menyampaikan juga permohonan maaf Bupati Lebak karena ketidakhadirannya.
“Ibu Iti dan Pak Ade Sumardi dalam memimpin Lebak ini sudah empat tahun lamanya. Bilamana ada kesalahan, beliau memohon maaf yang sebesar-besarnya. Umumnya kepada masyarakat Kabupaten Lebak, khususnya masyarakat selatan,” tuturnya.
Wijayanto mengungkapkan, bahwa Iti Ocktavia Jayabaya, di tahun 2018 nanti akan kembali mencalonkan menjadi Bupati Lebak.
“Kepada seluruh masyarakat Lebak Selatan mohon do’a dan dukungannya,” kata Camat.
Ari Pramudiya, SE., Anggota DPRD Kabupaten Lebak dalam kesempatan yang sama juga mengatakan, hikmah dari Isra Mi’raj ini mudah-mudahan menjadi bahan introsfeksi bagi semua dengan menyikapi arti perjalanan suci Nabi Muhammad SAW., dari bumi hingga langit ke tujuh.
“Mudah-mudahan dengan Isra Mi’raj ini. Shalat kita semakin khusyu dan ta’at. Khususnya saya dan umumnya masyarakat di Kecamatan Pangarangan,” katanya.
Ditambahkannya, terkait Perda, bahwa Kabupaten Lebak sudah mengeluarkan peraturan tentang Maghrib Mengaji dan Subuh Berjemaah.
Dijelaskan Ari, Maghrib Mengaji di sini, bahwa para orang tua harus berusaha membimbing mengaji anak-anaknya. Menurutnya, Perda ini dibuat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada allah.
“Mudah-mudahan dengan adanya Perda tersebut, masyarakat Kabupaten Lebak bisa lebih giat lagi beribadah,” imbuh Ari.
KH. Agus Salim, SHi., penceramah dari Bandung dalam Tausiahnya menjelaskan Isra dan Mi’raj. Ia menjelaskan, Isra Mi’raj artinya perjalanan Nabi Muhammad, SAW., dari bumi sampai langit ke tujuh hanya untuk menanyakan masalah shalat.
Lanjutnya mengatakan, awalnya shalat tersebut sebanyak 50 kali sehari semalam. Namun setelah adanya permohonan, akhirnya hikmah dari Irsa dan Mi’raj itu shalat di wajibkan 5 kali dalam sehari semalam.
(Syarifudin/Ua Endin)
