Tangerang, Metropol – Menjelang lebaran, aksi anarkistis ormas makin brutal, Minggu (26/6). Karena tak dituruti permintaan soal jatah Tunjangan Hari Raya (THR), puluhan pria yang mengaku dari ormas tertentu merusak sebuah toko kelontong di Jalan Sumatera, RT 04. RW 10, Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan.

Penjaga toko, Hosnul Yakin (29) menceritakan, awalnya dua orang pelaku datang mengantarkan surat permintaan proposal dana THR pada sore hari, karena menganggap sumbangan biasa akhirnya Hosnul memberikan uang sebesar Rp.50 ribu.

Namun, merasa pemberiannya sedikit, akhirnya dua orang tersebut marah dan memaki-maki korban sambil mengeluarkan ancaman akan kembali datang.

“Mereka nggak terima dikasih Rp.50 ribu, terus mengancam kalau mau aman bayar Rp.500 ribu,” kata Hosnul saat melaporkan perusakan dan pemerasan itu ke Mapolsek Ciputat, Selasa (28/6).

Selanjutnya, Hosnul pun melaporkan kejadian itu pada Ketua RT 04, Hamin. Selang beberapa jam kemudian, sekira pukul 21:00 WIB, tiba-tiba datang puluhan orang bersenjata tajam tanpa basa-basi langsung melakukan perusakan terhadap toko kelontong itu.

Kaca etalase, tabung gas elpiji, botol bensin dan barang dagangan lainnya turut dirusak, tak ada warga yang berani melerai peristiwa itu. Bahkan Ketua RT yang menyaksikan hal tersebut tak mampu berbuat apa-apa.

“Mereka tetap ngancam kalau belum ngasih uang sebesar itu bakal terus nggak aman,” ujar Hosnul.

Karena terancam, Hosnul yang didampingi mertuanya, Rahwini (54) melaporkan kasus itu ke Mapolsek Ciputat.

Sementara, Kapolsek Ciputat, AKP Tatang Syarif menyatakan akan segera menindak para pelaku dengan terlebih dahulu melakukan cek Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Nanti kita tindak lanjuti, saat ini petugas kita akan langsung cek TKP,” ujar Kapolsek.

(Sowondo)

KOMENTAR
Share berita ini :