Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc., bersama Dirut PT. Antam Pusat, Ir. Teddy Badrudzaman dan Kapolres Bogor, AKBP Suyudi Ario Seto, SH, SIK, M.Si., saat penanaman di Tailing Dam Cikaret, Bantarkaret.

Bogor, Metropol – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc., meresmikan pabrik pemanfaatan tailing yang berlokasi di PT. Antam UBPE Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (09/04).

Menurut Siti, dalam penanganan limbah harus dikaitkan dengan kehidupan masyarakat, sehingga limbah tersebut bisa menjadi sumber daya ekonomi. Oleh karenanya, industri yang ada di luar harus menjadi sebuah sumber daya baru.

Mantan Sekjend Dewan Perwakilan Daerah RI di tahun 2006 ini menjelaskan, dalam pengembangan wilayah, masyarakat harus menjadi manfaat dan keterkaitannya untuk mencapai kesejahteraan, ketertiban, dan prospek kehidupan kedepannya.

“Harus dapat menjelaskan konveksnya kepada masyarakat,” katanya.

Sumber daya baru yang dapat dimanfaat dari tailing tersebut adalah untuk pembuatan bahan-bahan material seperti batako, paving blok, conblock, kanstein, bata ringan, bata press, panel/tiang beton dan penekan jalan.

Dirut PT. Antam Pusat, Ir. Teddy Badrudzaman mengatakan,”bahan-bahan material yang dihasilkan dari tailing ini ramah lingkungan. Jadi masyarakat tidak perlu takut, karena tidak berbahaya,” katanya.

Dalam acara peresmian pemanfaatan tailing sebagai bahan baku material konstruksi yang diberi mama “Green file aggregate” (GFA) tersebut. Hadir pejabat yang mendampingi Siti Nurbaya, Kepala BSN (Badan Sertifikasi Nasional) Prof. Dr. Bambang Prasetya, Kepala BLH Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor, AKBP Suyudi Ario Seto, SH, SIK, M.Si, Dandim 0621 Letkol Dwi Bima Nurrahmat, Ketua DPRD Kabupaten Bogor H. Ade Ruhendi, SE, M.Si, Direksi dan Manajemen PT. Antam Tbk, Danlanud Atang Sanjaya (ATS), Marsma TNI Hari Budianto, Muspika Nanggung serta tokoh agama, pemuda dan tokoh masyarakat Nanggung.

(Rahman E/Juhri S)

KOMENTAR
Share berita ini :