Deprecated: Fungsi is_staging_site tidak berlaku lagi sejak versi 3.3.0! Gunakan in_safe_mode sebagai penggantinya. in /home3/news2652/public_html/wp-includes/functions.php on line 6078
Melalui Medsos, Warga Mudah Terprovokasi - News Metropol
Deprecated: Fungsi is_staging_site tidak berlaku lagi sejak versi 3.3.0! Gunakan in_safe_mode sebagai penggantinya. in /home3/news2652/public_html/wp-includes/functions.php on line 6078

Deprecated: strpos(): Passing null to parameter #1 ($haystack) of type string is deprecated in /home3/news2652/public_html/wp-content/plugins/latest-posts-block-lite/src/fonts.php on line 50

Kapolsek Sebatik Timur, AKP Oman Purnama.

Nunukan, Metropol – Penggunaan Media Sosial (Medsos) diera sekarang ini, banyak digunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi atau berita yang tidak benar/Hoax.

Sehingga tidak sedikit warga dibuat resah dengan berita-berita yang tidak jelas nara sumbernya.

“Sekarang kan semua orang bisa meng upload apapun, semua orang tidak terbatas dalam menggunakan medsos. Tetapi penggunaan medsos itu harus benar-benar menyebarkan infomasi yang benar dan benar-benar terjadi, sehingga warga yang membacanya sedikit tidak di buat resah,” kata Kapolsek Sebatik Timur AKP Oman Purnama, saat ditemui di Mapolsek Sebatik Timur, Ahad (19/11) kemarin.

Ia menuturkan, warga yang membaca juga harus pintar dalam memilih berita-berita yang disebar luaskan melalui Medsos.

Kata dia, apabila, ada berita yang membingungkan dan belum pasti kebenarannya sebaiknya warga mempertanyakan berita tersebut kepada nara sumber yang terpercaya.

Baca Juga:  Panglima TNI Terima CC Panglima US Indo-Pacom Bahas Kerja Sama Militer

Lanjut dia, misalnya saja, apabila ada berita di medsos mengenai kriminal, untuk lebih memastikan berita tersebut, warga diharapkan mempertanyakan berita tersebut kepada aparat kepolisian.

“Bagaimana caranya bisa mengetahui apakah berita itu benar atau tidak, silahkan tanyakan langsung kepada nara sumber yang terpercaya. Contohnya, kalau ada berita tentang kriminal, yah silahkan melaporkan kepada aparat kepolisian, saya kira itu pasti lebih baik lagi ketimbang mempercayai berita-berita yang belum tentu benar di medsos,” ujarnya lagi.

Ia mengungkapkan, sesuai dengan UU nomor 11 Tahun 2008 tentang IT, penyebaran informasi yang tidak benar akan dipidanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku karena menyebarkan luaskan berita yang belum tentu benar dapat menimbulkan keresahan warga.

Baca Juga:  Jelang Iduh Adha, Polres Serang Siapkan Puluhan Hewan Kurban

“Lebih baik kita dianggap gaptek atau kampungan, dari pada hanya menyebarkan informasi yang tidak benar. Dari pada terkena pidana karena melanggar peraturan, apalagi kalau beritanya yang mengandung unsur menyebar kebencian,” jelas Oman.

Oleh karena itu, Oman meminta masyarakat Sebatik agar lebih pintar dalam mempercayai sebuah berita yang disebar luaskan melalui medsos karena belum tentu berita yang disebarkan melalui medsos itu merupakan berita yang benar atau berita yang tidak terjadi.

“Kalaupun ada informasi yang masuk ke kita dan belum tentu benar, yah di simpan saja lah. Jangan disebar luaskan lagi sehingga menyebabkan keresahan bagi warga, daripada ujung-ujungnya nanti di pidanakan” tutupnya.

(Ram/Guntur)

KOMENTAR
Share berita ini :