IMG-20210329-WA0084

Jakarta, NewsMetropol – Hubungan harmonis antara regulator dan stakeholder ditunjukkan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Marunda dan pengguna jasanya. Hal itu, terlihat saat berlangsung peresmian Pemanfaatan Mushola Isa Al ‘Adiyat yang berada di kawasan KSOP Kelas IV Marunda, pada Ahad malam (28/3).

Musholah Isa Al ‘Adiyat merupakan hasil swadaya keluarga besar pengguna jasa Pelabuhan Marunda yang diinisiasi PPOP (Paguyuban Petugas Operasional Pelayaran ) Marunda dan mendapat dukungan pihak KSOP Marunda.

Hadir dalam peresmian itu Kepala KSOP Kelas IV Marunda, Capt. Isa Amsyari M. M.Tr, M. Mar. dan jajarannya serta pengguna jasa. Selain itu juga hadir Habib Yahya dari Jakarta Pusat yang memberikan tausyiah.

Prosesi peresmian dimulai selesai sholat Maghrib dengan membaca zikir dan sholawat barkaitan dengan Nisfu Sya’ban ( pertengahan bulan Sya’ban).

Capt. Isa Amsyari M.Mar dalam sambutannya menyatakan, sebagai regulator menyambut baik adanya sarana ibadah yang bisa dimanfaatkan para pengguna jasa. Untuk pesannya, setelah berdiri mushola agar diramaikan dengan ibadah, jangan hanya sebagai simbol.

“Setelah mushola berdiri, maka menjadi kewajiban kita semua untuk meramaikannya dengan kegiatan ibadah, bukan hanya semarakanya ketika membangun atau mendirikan,” pesan Capt. Isa Amsyari M. Mar.

Ketika ditemui sesuai peresmian, Capt Isa Amsyari menyatakan, pendirian mushola berawal adanya keinginan pengguna jasa yang biasa mengurus dokumen di KSOP Marunda agar tersedia sarana ibadah seperti mushola. Tujuan pendirian mushola agar pera pengguna jasa yang sedang menunggu pengurusan dokumen bisa beribadah ketika datang waktu sholat. Atas keinginan para pengguna jasa, pihaknya menyambut baik dan mendukung.

“Maka pada tanggal 17 Pebruari lalu disepekati meletakan batu pertama pendirian dan saat ini selesai pembangunannya dan bisa dimanfaatkan,” kata Cat Isa Amsyari mantan pengajar BP2IP Naik, Tangerang, yang kini bernama PIP (Politeknik Ilmu Pelayaran ) Banten.

Mewakili pengguna jasa, yang juga pengurus PPOP Pelabuhan Marunda, Lande Nasution menyatakan, dasar pendirian agar para teman-teman pengguna jasa yang sedang mengurus dokumen di Kantor KSOPMarunda pada saat masuk waktu badah sholat bisa dekat dengat Mushola.

“Selama ini kalo pas waktu sholat, tapi masih menunggu dokumen kami jauh ke Masjid yang ada di kawasan KBN. Namun dengan adanya musholah yang selesai dibangun ini, maka kami jadi lebih dekat untuk sholat dan tenang menunggu layanan dokumen,” kata Lande Nasution yang hadir dalam peresmian Mushola Isa Al ‘ Adiyat.

Lande juga menyatakan, ada dua fungsi dari mushola yang kami bangun bersama secara swadaya. Pertama untuk ibadah, kedua sebagai tempat istirahat, karena ada teras untuk teman iatirahat.

“Bagi teman-teman yang masih nunggu dokumen ketika ngurusnya malam bisa istirahat ketimbang harus pulang jika rumahnya jauh,” terang Lande Nasution.

Pengguna jasa lainnya, Tahir A dari perusahaan pelayaran PT Berlian Pulau Mandangin menyatakan sangat bersyukur adanya musholah dan ruangan bagi PPOP (Paguyuban Operasional ) dapat menunjukan adanya kekeluargaan masyarakat Pelabuhan Marunda .

“Buat yang akan ibadah bisa tersedia sarananya, dan yang mau istirahat saja juga bisa karena ada terasnya,” pungkasnya.

(Aji)

KOMENTAR
Share berita ini :