Tampak jajaran Korem 162/WB menggelar upacara tujuh belasan di lapangan Yonif 742/SWY Gebang Mataram, Rabu (17/1).
Mataram, NewsMetropol – Korem 162/WB menggelar upacara 17-an di lapangan Yonif 742/SWY Gebang Mataram yang diikuti oleh seluruh satuan Korem 162/WB dan jajaran Garnisun Mataram, Rabu (17/1).
Setiap tanggal 17 seluruh satuan TNI menggelar upacara 17-an sebagai wujud penghormatan terhadap hari bersejarah.
Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, SIP., dalam amanatnya yang dibacakan Kasrem 162/WB, Letkol Inf Heri Setiyanto, SIP., selaku inspektur upacara menyampaikan, bahwa prestasi kinerja optimal yang telah dicapai TNI telah mendapat penilaian positif dari masyarakat selama ini.
“Oleh karenanya, keberhasilan dan kesuksesan yang sudah dicapai pada tahun 2017 lalu, harus dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang,” imbuhnya.
Terkait pelaksanaan serta pengendalian program dan anggaran, dalam amanat Panglima TNI dijelaskan, bahwa TNI telah sesuai ketentuan, tepat waktu, tepat sasaran dan akuntabel dari tahap perencanaan hingga kepada tahap pelaksanaan.
“Untuk mencapai opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), menjadi semangat bersama yang harus kita raih,” tegas Panglima TNI.
Dilanjutkannya, tahun 2018 merupakan tahun politik dengan diselenggarakannya Pilkada serentak di 171 daerah, meliputi 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten yang dapat berpotensi menimbulkan konflik dan kerawanan berupa pertikaian horizontal maupun vertikal sehingga dapat menciderai pesta demokrasi nasional, bahkan mengoyak kebhinnekaan bangsa.
“Hal ini harus menjadi perhatian kita bersama dengan tetap mengedepankan netralitas TNI dalam melaksanakan prosedur pengamanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pesan Panglima TNI.
Adapun beberapa penekanan yang disampaikan Panglima TNI melalui amanatnya, yakni tentang menjaga dan mengawal kebhinekaan sebagai perekat bangsa, menjadikan Prajurit TNI sebagai garda terdepan perekat kemajemukan dan penjaga kemajemukan.
“Tingkatkan kualitas diri Prajurit TNI untuk mencapai kemampuan dan profesionalisme, pegang teguh netralitas TNI pada pelaksanaan Pilkada dan Pilpres mendatang, serta menjaga solideritas TNI dalam sinergitas dengan seluruh komponen bangsa yang telah terjalin dengan baik hingga saat ini,” jelas Panglima TNI.
(Rahmat)
