Jakarta, Metropol – Komitmen Mayjen TNI (Purn) H. Dicky Wainal Usman, S.IP., M.Si. untuk membangun bangsa ini tidak perlu diragukan lagi. Sebagai salah seorang Jenderal Intelek yang dimiliki TNI, dirinya telah memiliki pandangan yang jauh kedepan agar bangsa Indonesia memiliki martabat dalam pergaulan internasional. Menurut adik dari Mantan Kapolda Sulselbar Irjen Pol (Purn) H. Jhoni Wainal Usman ini, penghasilan dan pendidikan yang baik akan memberikan andil dalam penciptaan generasi muda yang berkualitas.

“Olehnya itu lapangan pekerjaan dan pendidikan harus dibuka seluas-luasnya, mendorong anak-anak kita untuk lebih baik dari kita agar menciptakan anak bangsa yang berkualitas sebagai penerus bangsa nantinya,” ujar Dicky, Jakarta, (9/04/2015).

Kepada Metropol, mantan Direktur Zeni TNI AD (Dirziad) menuturkan, saat ini Bangsa Indonesia masih memiliki tingkat kemiskinan yang tinggi. Ditambahkannya, bahwa kemiskinan yang tinggi tersebut berbanding lurus dengan tingkat pendidikan yang rendah.

“Akibat dari persoalan ini, banyak bangsa kita yang terpaksa menjadi TKI dan banyak mendapatkan penyiksaan dari para majikannya,” katanya lagi.

Jenderal Purnawirawan bintang dua berdarah Bugis Enrekang ini juga mengungkapkan kebulatan tekadnya untuk menciptakan generasi yang berkualitas di Kalimantan Utara (Kaltara), bila Masyarakat Kaltara memberikan amanah untuk memimpin Kaltara selama lima tahun kedepan.

“Tidak akan ada lagi masyarakat Kaltara yang berpenghasilan di bawah UMP dan tidak ada lagi generasi muda Kaltara yang putus sekolah,” ujar peraih Bintang Yudha Dharma Nararya ini.

Ditambahkannya, bagi siswa-siswi yang memiliki prestasi akademik dan prestasi olahraga mesti mendapat perhatian yang lebih dari pemerintah. “Mereka mesti mendapatkan beasiswa dari pemerintah karena mereka adalah aset yang harus dipelihara dan dijaga,” tuturnya.

Menurut suami dari Hj. Dien Handiani dengan mempunyai tiga anak, masing-masing bernama dr. Anindita Sastasiasitta, drg. Shakira Putri Nabila dan Anasthasha Arya Cendekia ini sangat optimis akan dapat menjawab persoalan tersebut, mengingat Provinsi ke- 34 tersebut merupakan salah satu Provinsi yang memiliki kekayaan Sumber Daya Alam yang melimpah.

“Kita punya tambang, perkebunan yang luas dan wilayah perairan yang sangat kaya potensi,” tutupnya.

(MD/ABN).

KOMENTAR
Share berita ini :