Sopir Truck Pasir Memaksa Buka Jalan Menuju Areal Tambang Pasir

Kades Jugosari Mahmudi saat membacakan Surat kesepakatan antara perwakilan sopir truck dengan warga Dusun Uranggantung terkait perpanjangan jangka waktu untuk penyelesaian pengerjaan jalur alternatif menuju tambang pasir.

Lumajang, NewsMetropol – Permasalahan penutupan jalan di perbatasan Desa Jugosari – Desa Jarit dan di Dusun Uranggantung, Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang kembali memanas dikarenakan aksi unjuk rasa sopir truck yang memaksa pembukaan portal menuju areal tambang pasir, Senin (18/2).

Sekira pukul 10.50 Wib, para sopir truck dan warga yang menolak dibukanya portal melakukan pertemuan di rumah Bapak Samsul, di Dusun Uranggantung Desa Jarit Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengingatkan agar para pihak yang bertikai tidak melakukan anarkis, dari permasalahan ini ia minta warga melakukan jalur mediasi dan komunikasi untuk mencari kesepakatan bersama yang lebih baik

Baca Juga:  Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung

“Tidak boleh ada yang memaksakan kehendaknya sendiri. Apalagi anarkis, Negara ini adalah negara hukum, semuanya harus sesuai aturan yang ada,” tegas Arsal melalui sambungan telepon selulernya saat ada di Mapolda Jawa Timur

Sementara itu, Kabag Ops Polres Lumajang Kompol Eko Hari Sucahyo SH menyampaikan, kepada kedua belah pihak agar sama-sama bersabar dan menahan diri agar tidak saling dirugikan. “Karena ini sifatnya untuk sementara waktu,” ujarnya.

Kompol Eko menambahkan, dari pertemuan antara perwakilan sopir truck dengan warga Dusun Uranggantung telah bersepakat perpanjangan jangka waktu untuk penyelesaian pengerjaan jalur alternatif menuju tambang pasir. Surat kesepakatan ini ditandangani para pihak dan dibacakan Kades Jugosari dan hasil kesepakatan tersebut diterima oleh kedua belah pihak kemudian pada pukul 13.00 Wib warga membubarkan diri dengan tertib.

Baca Juga:  Dukung Program Presiden RI, Kapolres Lebak Bersama Forkopimda Gelar Gerakan Indonesia ASRI di Pasar Rangkasbitung

“Massa dari sopir Armada Truck pasir juga sudah membubarkan diri setelah disetujuinya kesepakatan perpanjangan jangka waktu untuk penyelesaian pengerjaan jalur alternatif menuju tambang pasir,” pungkasnya.

(MP/PolresLumajang)

KOMENTAR
Share berita ini :