Kajari Batu, Nurchusniah (tengah) saat memberikan keterangan pada wartawan, Jumat (9/12).
Batu, Metropol – Menggelorakan Semangat anti Korupsi, Kejari Batu adakan lomba pidato tingkat SMA pada Kamis 7 Desember 2017 dilanjutkan upacara dihalaman Kantor kejaksaan, senam pagi bersama pejabat dan pegawai Pemkot Batu di halaman Balai Kota Among Tani, Jumat (8/12).
Kajari Batu, Nurchusniah menyatakan, kegiatan ceremoni itu bertujuan agar generasi muda lebih peka terhadap gerakan anti korupsi dan dapat membangun diri dan lingkungan agar bersikap jujur dan bertanggungjawab.
“Sedangkan kebersamaan mereka ditengah pegawai Pemkot Batu merupakan aplikasi dari fungsi pencegahan sesuai pencanangan dari Kejaksaan Agung,” katanya.
Menurut Nurchusniah, wujudnya dari implementasinya adalah membangun sistem birokrasi antara pemerintah dan penegak hukum dengan melakukan pengawasan ataupun pendampingan untuk proyek strategis dan skala prioritas.
Semangat membersihkan Kota Batu dari praktek korupsi juga digelorakan oleh Chairul Syarif Tartila, Asisten Administrasi Pemerintahan dihadapan Kajari Batu. Dia menyatakan, melalui Inspektorat maka sistem pengendalian akan diperkuat.
Menurut Chairul, ada hal yang harus dimiliki tiap individu agar bebas dari korupsi. Pertama adalah niat dan kemauan mulai dari tingkat bawah hingga pimpinan untuk tertib dalam segala hal, baik disiplin diri maupun administrasi.
Kedua Kemampuan Pemahaman terhadap tugas dan kewajibannya. Ketiga adanya peningkatan sistem pengendalian.
“Pada Intinya kami akan mewujudkan birokrasi yang tertib, agar tidak ada lagi tindakan penyimpangan (korupsi) yang berakibat penindakan hukum. Terkait peningkatan SDM yang berkompeten dibidangnya, kami lakukan pelatihan,” jelas Chairul.
(Yud/Rin)
