IMG-20210408-WA0216

Kupang, NewsMetropol – Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Rote Ndao, Raden Bogie Setia Perwira Nusa mengatakan dalam rangka mencegah dan memberantas narkoba di wilayahnya, pihaknya akan memperkuat sinergi dengan TNI-Polri.

Kata dia, penguatan sinergitas tersebut sebagai suatu keniscayaan mengingat posisi strategis Rote Ndao sebagai pulau terluar yang berbatasan langsung dengan negara luar yakni Australia.

“Dengan letak geografi di pulau terluar di wilayah paling Selatan Indonesia, kawasan laut Rote Ndao sangat strategis dan berpotensi besar menjadi tempat transit penyelundupan atau pendistribusian narkoba dari luar negeri ke wilayah Indonesia,” ujar Bogie kepada NewsMetropol, Kamis (8/4).

Selain posisinya yang strategis kata dia, Rote Ndao juga merupakan salah satu daerah tujuan wisatawan asing karena potensi wisata baharinya.

Baca Juga:  Siap Hadapi Sindikat Narkotika, BNN Tutup Pelatihan RPE dengan Simulasi Operasi Taktis

“Sebagai daerah wisata tentu potensi peredaran narkoba juga besar sehingga kita harus meningkatkan kewaspadaan. Olehnya itu sinergitas dengan semua stakeholder mutlak harus dilakukan,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui Raden Bogie Setia Perwira Nusa, SH., MH. resmi memimpin BNNK Rote Ndao setelah menggantikan Kompol Muhammad Irfan.

Mantan Analis Intelijen Produk Direktorat Intelijen BNN itu dilantik menjadi Kepala BNNK Rote Ndao oleh Kepala BNNP Nusa Tenggara Timur, Brigjen Pol. Isnaeni Ujianto di Kupang pada Selasa (6/4) lalu.

(Red)

KOMENTAR
Share berita ini :